Thursday, 22 October 2020

Berita

Berita Utama

3 CPMI Asal Jatim Siap Bekerja ke Luar Negeri

-

00.08 26 August 2020 484

3 CPMI Asal Jatim Siap Bekerja ke Luar Negeri

Madiun, BP2MI (26/08) – Menyusul dikeluarkannya Keputusan Menteri Ketenagakerjaan (Kepmenaker) Nomor 294 yang menandai dicabutnya Kepmenaker Nomor 151 tentang penghentian sementara penempatan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), hari ini, Selasa (25/08)  tiga orang CPMI yang akan berangkat bekerja ke Negara Hongkong mengikuti Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP) di Unit Pelaksana Teknis Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (UPT BP2MI) Madiun.

Koordinator UPT BP2MI Madiun, R. Bagus Marseto menjelaskan bahwa penempatan PMI ke luar negeri sudah kembali dibuka, namun sementara ini baru untuk 12 Negara, salah satunya Hongkong.

“Pelaksanaan penempatan PMI di masa pandemi ini kami lakukan sesuai arahan Surat Edaran BP2MI Nomor 14. Semua kegiatan pelayanan UPT BP2MI Kantor Madiun kami lakukan sesuai prosedur dan protokol kesehatan yang berlaku termasuk dalam pelaksanaan OPP,” imbuhnya.

Marseto juga menjelaskan CPMI yang akan berangkat ini akan dilakukan tes swab terlebih dahulu sebelum terbang, dan setibanya di negara penempatan CPMI akan dikarantina sesuai prosedur penanganan covid 19 di negara penempatan.

Sementara itu Siami, salah seorang peserta OPP asal Malang bersyukur dengan dibukanya kembali penempatan PMI ke Hongkong karena sudah 6 bulan proses keberangkatannya mengalami penundaan akibat pandemi COVID-19.

“Kalau di sini (Indonesia) pengeluaran sama pemasukan nggak sesuai, beda kalau dengan di Hongkong,” tambahnya.

Perempuan yang pernah 14 tahun bekerja di Hongkong tersebut juga mengaku yakin dengan kebijakan pemerintah dan tidak takut berangkat ke luar negeri sekalipun masa pandemi karena semua sudah sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.

Salah satu instruktur OPP, Diandra, juga mengaku senang dengan kembali dibukanya penempatan PMI ke luar negeri. Menurutnya, setiap Warga Negara Indonesia punya hak untuk memiliki mata pencaharian, termasuk bagi mereka yang ingin bekerja di luar negeri. 

Ia tidak khawatir berinteraksi langsung dengan para CPMI karena semua proses pelayanan penempatan di UPT BP2MI Kantor Madiun sudah dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan.*** (Humas/UPT BP2MI Surabaya/Madiun-GMA)