Thursday, 24 June 2021

Berita

Berita Utama

Antisipasi Masuknya Covid-19 Varian India, UPT BP2MI Nunukan Lakukan Penanganan 139 PMI Terkendala di Sebatik

-

00.06 9 June 2021 135

Antisipasi Masuknya Covid-19 Varian India, UPT BP2MI Nunukan Lakukan Penanganan 139 PMI Terkendala di Sebatik.

Nunukan, BP2MI (09/06) – Demi mencegah merebaknya Covid-19 Varian Baru, Unit Pelaksana Teknis (UPT) BP2MI Nunukan memfasilitasi penanganan 139 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) Terkendala yang kembali dari Malaysia melalui Pelabuhan Sungai Nyamuk, Sebatik Kabupaten Nunukan.

Ratusan PMI ini akan dilakukan pemeriksaan kesehatan dengan menggunakan RT PCR Swab. Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan, para PMI akan dibawa ke rumah susun untuk dilakukan pendataan dan menjalani karantina selama 5 (lima) hari.

Kepala UPT BP2MI Nunukan, Kombes Pol. Hotma Victor Sihombing saat peninjauan langsung di lokasi memberikan peringatan keras dan tegas kepada para pengurus pemulangan PMI Non Prosedural di Sebatik.

“Pengurus-pengurus ini adalah mereka yang memberangkatkan para PMI melalui jalur samping atau ilegal. Himbauan secara tegas agar dalam masa seperti ini tidak memulangkan PMI yang habis masa kontraknya atau sudah tidak bekerja lagi,” jelas Victor.

Victor menambahkan, jangan pulang secara liar atau melalui jalur ilegal, karena bila mereka memulangkan melalui jalur ini tanpa sepengetahuan Satuan Tugas (Satgas) Covid atau Instansi terkait maka rawan dan dikhawatirkan akan membawa virus Covid-19 khususnya varian India. Kalau mereka membandel akan kita tindak tegas”, kata Victor.

Lebih lanjut Victor juga menyebutkan, himbauan Bupati Nunukan agar kepulangan para PMI ini dikawal dengan baik dan dilakukan pemeriksaan kesehatan, karena dikhawatirkan akan membawa virus covid-19 varian baru.

Kegiatan ini dilakukan bersama instansi terkait seperti TNI, POLRI, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas pelabuhan (KSOP) Nunukan dan Puskesmas. ***(Humas/Aff/UPT BP2MI Nunukan)