Monday, 28 November 2022

Berita

Berita Utama

Buka Webinar dengan Employment Agency dari Enam Negara, BP2MI Siap Fasilitasi Penempatan PMI

-

00.09 20 September 2022 772

Buka Webinar dengan Employment Agency dari Enam Negara, BP2MI Siap Fasilitasi Penempatan PMI

Jakarta, BP2MI (20/9) – Deputi Bidang Penempatan dan Pelindungan Kawasan Amerika dan Pasifik Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Lasro Simbolon, memberikan sambutan pembuka Special Webinar bertajuk “Indonesia Migrant Worker in Now and Future Opportunities”. 

Dalam agenda yang diselenggarakan PT. Binamandiri Mulia Jaya, Selasa (20/9) secara virtual, Lasro menyampaikan dengan lahirnya UU No.18 Tahun 2017 yang bersifat progresif, kini pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) bersifat menyeluruh.

"Kini dengan lahirnya UU No. 18 Tahun 2017 yang bersifat progresif, maka aspek pelindungan kepada PMI bersifat menyeluruh. Undang-undang ini menjanjikan kehadiran negara untuk melindungi sejak pra penempatan, selama penempatan, dan setelah penempatan. Tidak saja mencakup pelindungan hukum, namun juga pelindungan sosial dan ekonomi," ujar Lasro.

Ia juga mengungkapkan kesiapan BP2MI dan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), dalam fasilitasi penempatan PMI. Ini karena tata kelola penempatan PMI terampil merupakan satu dari sembilan program prioritas yang telah ditetapkan oleh BP2MI.

“Ini adalah peluang yang sangat besar untuk mendapatkan informasi yang lebih luas, mengenai penempatan negara–negara maju, dengan tingkat pelindungan yang baik. BP2MI siap membantu memfasilitasi PMI, untuk penempatan tenaga kerja ke luar negeri secara prosedural, baik dengan skema Government to Government (G to G), maupun memfasilitasi sepenuhnya P3MI dengan skema Private to Private (P to P). Terlebih, saat ini Kepala BP2MI telah menetapkan tahun 2022 dan 2023 sebagai tahun penempatan,” ungkapnya.

Lasro menambahkan beberapa syarat untuk menjadi negara penempatan. Di antaranya sistem pelindungan tenaga kerja asing yang kuat, gaji yang tinggi atau memadai, serta peluang mengembangkan diri yang terbuka bagi PMI. 

Tak lupa, pada kesempatan tersebut, ia turut menyapa peserta yang sebagian besar merupakan Calon PMI, untuk menghindari penempatan non prosedural, serta tak tergoda calo karena hanya akan menjadi korban eksploitasi. 

Dalam webinar yang dimoderatori oleh Director of Australia Indonesia Business Council (AIBC), Phil Turtle tersebut, diselenggarakan dengan menghadirkan beberapa employment agency dari berbagai negara, yakni New Zealand, Kanada, Portugal, Finlandia, Kroasia, dan Slovakia. Selanjutnya, masing-masing employment agency serta Fungsi Ekonomi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kroasia memaparkan peluang kerja yang ada di negaranya.

Pada negara New Zealand, PT. Savor Group  yang merupakan perusahaan multi level bergerak di bidang hospitality, terdapat dua tipe peluang pekerjaan yang terdapat dalamnya. Pada Front of House, jabatan yang tersedia di antaranya Duty Manager, Chef, Bartender, Senior Waiters and Bartender Azabu, dan Venue Manager. Lalu pada Back of House, terdapat Head Chef, Chef de Parties & Commis Chefs, Breakfast Chef de Partie, Kitchen Hands, serta Kitchen Porter.

Sementara itu pada negara Finlandia, beberapa peluang kerja yang ditawarkan oleh Excellent Edu yakni Health Care Assistants dan Nursing Associate Professionals pada bidang tenaga kesehatan. Selanjutnya Kasir, Resepsionis Hotel dan Pertokoan, Juru Masak pada bidang hospitality. 

Lalu Web designers, Mobile developers, Hardware Engineers, Data Scientist, QA engineers, UX Designer pada bidang IT. Kemudian Accountants, Account Managers, Product Managers, Copy Writers, Project Managers pada bidang manajerial. Adapun kebutuhan Ners mencapai 30.000 orang sampai tahun 2023.

Selanjutnya pada negara Portugal, Slovakia, dan Kroasia, diwakili oleh RCC Portugal, KBRI Kroasia, dan Edgar Baker yang merupakan agensi yang menawarkan layanan sumber daya manusia yang profesional. 

Peluang kerja yang ditawarkan yakni pada jabatan Kitchen Helper, Nurse, Hospitality, dan Agriculture. Edgar Baker sendiri memiliki 150 lebih klien dan 400 lebih peluang kerja yang telah terpenuhi, dengan posisi manager dan spesialis, serta menempatkan 600 lebih pekerja asing yang legal. 

Pada negara Kanada dengan diwakili oleh PF Colins, menawarkan penggunaan Temporary Worker, dengan proses pengajuan visa yang perlu melewati pengajuan LMIA, agar pemberi kerja mendapatkan izin perekrutan. Adapun pekerjaan yang dibutuhkan antara lain Healthcare dan Asisten Sosial, Konstruksi, Manufaktur dan Retail, Profesional Science, dan jasa teknis lainya. **(Humas/MSA)