Thursday, 7 July 2022

Berita

Berita Utama

Diikuti 1.231 CPMI Korea Selatan, BP2MI Laksanakan Prelim Serentak di Empat Kota

-

00.05 10 May 2022 259

Diikuti 1.231 CPMI Korea Selatan, BP2MI Laksanakan Prelim Serentak di Empat Kota

Cirebon, BP2MI (10/5) - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) serentak kembali melaksanakan Preliminary Education (Prelim) atau Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP) bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) Program Government to Government (G to G) Korea Selatan sektor manufaktur dan fishing

Kepala BP2MI Benny Rhamdani menyatakan, Prelim kali ini secara serentak dilaksanakan di empat kota yaitu Cirebon, Semarang, Depok, Yogyakarta mulai dari 9-14 Mei 2022. Jumlah CPMI Korea Selatan yang mengikuti Prelim sebanyak 1.231 CPMI. 

"Ini modal utama, para CPMI harus percaya diri. BP2MI akan terus memberikan pelayanan dan perbaikan kepada PMI. Saya senang dengan pertemuan ini. Saya minta setelah Prelim, CPMI langsung pemberkasan agar bisa lebih cepat. Saya juga ingin ke depan Prelim dilakukan sesuai daerah asal CPMI atau zonasi. Prinsip negara itu mempermudah, memurahkan, meringankan sehingga efisien dan efektif," jelas Benny di hadapan para CPMI di Cirebon, Selasa (10/5/2022).

Benny menambahkan, menjadi PMI bukan kehinaan, melainkan justru kebanggaan tersendiri, karena PMI adalah orang penting di negara ini. "Saya tidak mau ada CPMI dibatalkan karena tidak ikut Prelim, mereka tetap punya hak untuk menggapai mimpi nya untuk bekerja ke Korea Selatan. Jangan batalkan mereka jika terlambat ikut Prelim," gugah Kepala BP2MI.  

Oleh karena itu, sambung Benny, jangan pudarkan mimpi-mimpi yang telah lama diangankan. Karena sebelumnya mimpi dalam genggaman mereka sempat pudar dan tertunda karena pandemi Covid-19.

"Semua penutupan ini  karena situasi Covid-19. Saya ingin yakinkan karena ini bukan kemauan pemerintah. Justru negara diuntungkan jika PMI terus ditempatkan ke berbagai Negara Penempatan," ujar Benny yang selalu mencoba untuk memberikan motivasi kepada PMI. 

Sabam Ridwan, CPMI asal Purwodadi mengaku bahagia dan bangga bisa mengikuti Prelim kembali. "Rasanya saya merasa senang dan bangga. Karena sebelumnya sempat dua tahun tertunda. Sekarang keinginan ke Korea sudah jelas, saya sangat semangat, karena sebentar lagi saya akan berangkat ke Korea," ujar Sabab yang akan bekerja pada sektor Manufaktur di Korea Selatan ini.*(Humas/MH/MSA)