Thursday, 24 June 2021

Berita

Berita Utama

Diskusi dengan MPR, Kepala BP2MI Dorong Rekomendasi Pemangku Kepentingan bagi Kesejahteraan Pekerja Migran

-

00.05 5 May 2021 320

Diskusi dengan MPR, Kepala BP2MI Dorong Rekomendasi Pemangku Kepentingan bagi Kesejahteraan Pekerja Migran

Manado, BP2MI (5/5) - Kepala BP2MI, Benny Rhamdani, menjadi salah satu narasumber dalam forum diskusi virtual bersama Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dengan tema Mencari Kepastian Nasib Pekerja Migran Indonesia, di Manado, Rabu (5/5/2021). 

Forum ini bertujuan untuk memetakan isu-isu terkait dampak pandemi bagi para Pekerja Migran Indonesia (PMI). 

"PMI sangat terdampak adanya pandemi COVID-19, mulai dari penundaan penempatan hingga yang dalam waktu dekat adalah adanya gelombang pemulangan dari negara-negara penempatan. Kami, BP2MI, tentu akan melipatgandakan petugas di lapangan," ungkap Benny. 

Sebagai pelaksana kebijakan, Kepala BP2MI berharap forum diskusi ini akan menghasilkan rekomendasi bersama para pemangku kepentingan, mulai dari BP2MI, Kementerian Ketenagakerjaan, instansi terkait lainnya, juga MPR, bagi kesejahteraan PMI. 

"Karena pandemi COVID-19, BP2MI menghadapi masalah PMI sambil memperjuangkan tertundanya keberangkatan mereka. Penundaan tersebut bukan hanya tanggung jawab BP2MI, karena BP2MI sebenanya secara operasional teknis untuk melaksanakan kebijakan. Keputusan ada di tangan Kementerian Ketenagakerjaan yang telah menerbitkan Kepdirjen (Dirjen Binapenta dan PKK - red) penetapan tujuan negara penempatan," jelas Benny. 

Lebih lanjut Benny menjelaskan dalam waktu dekat menjelang Idul Fitri, pemulangan PMI diperkirakan sebesar 49.682 yang habis masa kontraknya periode April-Mei 2021.

"Skema pemulangan PMI oleh BP2MI yaitu melalui Bandara Soekarno-Hatta dan Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta, melalui Pelabuhan Tunon Nakal Nunukan, melalui Bandara Kualanamu Sumatera Utara, melalui Pelabuhan Teluk Nibung Tanjung Balai, melalui Bandara Sama Ratulangi dan Pelabuhan Samudra Bitung, serta melalui Pelabuhan Dumai," ungkap Benny. 

Adapun beberapa tindakan antisipasi kepulangan PMI ini oleh BP2MI adalah sosialisasi bersama terkait kebijakan larangan mudik, khususnya bagi PMI. Ada juga persiapan dan antisipasi kepulangan PMI dari luar negeri pada bulan Ramadhan dan libur Idul Fitri 1421 H, baik di debarkasi maupun daerah asal, khususnya bagi PMI yang telah habis kontrak kerja dan tidak diperpanjang.
Fasilitasi kesiapan angkutan kepulangan bagi PMI hingga daerah asal yang menggandeng Perum DAMRI, juga fasilitasi pelayanan karantina PMI, baik di Wisma Atlet maupun di titik ketibaan PMI di seluruh Indonesia.

Diskusi virtual ini dimoderatori oleh Tenaga Ahli Wakil Ketua MPR RI Koordinator Bidang Penyerapan Aspirasi Masyarakat dan Daerah, Arimbi Heroepoetri dengan narasumber dari Kementerian Ketenagakerjaan; Founder Migran Care, Anis Hidayah; dan Ketua DPP Partai NasDem, Koordbid Kebijakan Publik dan Isu Strategis, Suyoto. *** (Humas/MIT)