Saturday, 6 March 2021

Berita

Berita Utama

Jenazah PMI Gantung Diri Tiba di Tanah Air, BP2MI Fasilitasi Kepulangan ke Daerah Asal

-

00.02 15 February 2021 300

Jenazah PMI Gantung Diri Tiba di Tanah Air, BP2MI Fasilitasi Kepulangan ke Daerah Asal

Tangerang, BP2MI (15/2) - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia kembali fasilitasi kepulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) hingga ke daerah asal. Jenazah PMI Karni bt Hartono Parto disinyalir meninggal dunia karena gagal jantung dan pernapasan sebagai akibat tindakan bunuh diri yang dilakukannya.

PMI kelahiran Sragen, 48 tahun lalu ini berangkat ke Arab Saudi pada tahun 2005 sebagai Penata Laksana Rumah Tanggal (PLRT). Pada 29 Januari 2021, pengguna jasa menemukan PMI Karni  meregang nyawa dengan posisi badan tergantung di dalam kamarnya. Kemudian ia melaporkan kepada Kantor Kepolisian Dirab untuk kemudian dibawa ke Rumah Sakit King Saud Medical City guna dilakukan otopsi. 

KBRI Riyadh juga membantu menyelesaikan permasalahan PMI dengan majikan seperti pembayaran gaji sebesar SR 17.300 dan akan mentransfer uang tersebut kepada rekening ahli waris di Indonesia. Jenazah dipulangkan ke tanah air dengan menggunakan maskapai Etihad Airways dan tiba di Bandara Soekarno Hatta, pada 15 Februari 2021. 

Saat menerima kedatangan jenazah PMI Karni, Kepala UPT BP2MI Serang, Lismia Elita, mewakili Kepala BP2MI mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhumah. Selain itu, turut hadir mendampingi Dirjen Binapenta Kemnaker Suhartono dalam menerima kedatangan jenazah. 

“Mewakili Kepala BP2MI, kami mengucapkan turut berduka cita atas wafatnya almarhumah, sungguh kehilangan terbesar bagi semuanya dengan peristiwa ini, semoga amal ibadahnya diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa karena PMI tersebut sudah sangat membantu memberi nafkah keluarganya di Indonesia, semoga peristiwa ini tidak terulang kembali di masa-masa yang akan datang," ucap Lismia, Senin, (15/2/2021).

Lismia mengatakan, untuk selanjutnya BP2MI akan mengawal dan mengantar langsung jenazah PMI tersebut ke rumah duka di Sragen, Jawa Tengah. ** (Humas/UPT BP2MI Serang/Budi Nurcahyo)