Saturday, 28 November 2020

Berita

Berita Utama

Kepala BP2MI Berikan Kuliah Umum OPP Kepada Ribuan CPMI

-

00.11 18 November 2020 126

Kepala BP2MI Berikan Kuliah Umum OPP Kepada Ribuan CPMI.

Jakarta, BP2MI (18/11) - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani berikan kuliah umum dalam Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP) dihadapan ribuan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) baik yang mengikuti secara langsung di kantor UPT BP2MI Jakarta, maupun virtual di BLKLN, Senin (18/11).

"Selalu saya sampaikan dimana pun, PMI bukan masalah, PMI bukan pekerja rendahan. Mereka bekerja ke luar negeri memiliki keahlian, keterampilan, dan kemampuan yang harus dihargai dan diapresiasi oleh siapapun yang mempekerjakannya," ujar Benny.

Jadi, lanjut Benny, apa yang PMI sumbangkan dari 159,6 T adalah sebuah devisa yang sangat luar biasa yang ikut membantu memberikan kontribusi bagi tetap berdirinya negara dan eksisnya pembangunan-pembangunan yang dilakukan pemerintah.

"PMI itu sejatinya adalah pahlawan. Dari sumbangan devisa PMI lah yang kemudian Pemerintah dapat menarik pajak untuk menggaji saya dan menggaji seluruh aparatur pemerintah, termasuk para pejabat BP2MI. Oleh karena itu, sudah sewajarnya PMI diperlakukan istiwewa sebagai warga negara VVIP (very very important person), dan warga negara VVIP layak mendapatkan perlakuan hormat negara," tegas Benny.

Benny juga mengingatkan kepada PMI sebagai warga negara Indonesia untuk terus memegang teguh Pancasila. "Tidak boleh ada ideologi lain yang kita pegang teguh, selain ideologi Pancasila. Saat berada di luar negeri pun, PMI harus berhati-hati terhadap ideologi lain," jelasnya.

Sekretaris Utama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Karjono, juga turut memberikan materi kuliah umum kepada CPMI mengenai Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila. Hal ini diharapkan dapat diamalkan oleh PMI saat bekerja di luar negeri, untuk terus cinta tanah air dan juga tidak melupakan tanah airnya.

Terakhir, Kepala BP2MI mengucapkan selamat jalan bagi para PMI yang akan terbang ke negara penempatan. "Selamat menjadi pejuang keluarga, para pahlawan devisa," katanya.

Selain memberikan kuliah umum OPP, Kepala BP2MI juga menyerahkan klaim jaminan sosial oleh BPJS Ketenagakerjaan atas nama PMI Rudi Sugiyanto yang mengalami kecelakaan kerja saat bekerja di Taiwan, dan pemberian santunan oleh BP2MI kepada ahli waris PMI atas nama alm. Anito, yang meninggal dunia saat bekerja di Korea Selatan. *** (Humas/SD)