Thursday, 6 May 2021

Berita

Berita Utama

Kepala BP2MI: Berikan Pelindungan PMI, Staf BP2MI Harus Kedepankan Moral dan Integritas dalam Bekerja

-

00.04 25 April 2021 224

Kepala BP2MI: Berikan Pelindungan PMI, Staf BP2MI Harus Kedepankan Moral dan Integritas dalam Bekerja.

Bali, BP2MI (25/04) - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani mendorong pegawai BP2MI untuk berikan pelindungan kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui kerja-kerja yang optimal, dengan mengedepankan moral dan integritas dalam bekerja.

Hal ini disampaikan Kepala BP2MI dalam kegiatan Pembinaan Pegawai UPT BP2MI Bali di kantor UPT BP2MI Bali, pada Minggu (25/4). Ini merupakan rangkaian kegiatan Sosialisasi UU No. 18/ 2017 di Provinsi Bali, yang akan diselenggarakan pada 26-27 April 2021 dengan pemerintah daerah Bali dan para stakeholder terkait.

"Kita saat ini sedang berbenah, tentu ini mengandung berbagai konsekuensi. Tapi saya yakin kalian adalah orang-orang baik, yang tidak akan melakukan hal-hal yang keluar dari ajaran agama yang diyakini dan standard kepatutan," ujar Benny.

Amanat UU No. 18/2017, lanjut Benny, membawa berbagai perubahan. Aspek kehadiran negara semakin diperkuat, pelindungan diberikan tidak hanya bagi PMI tetapi juga keluarganya, dan pelindungan tidak hanya diberikan saat PMI bekerja, tetapi juga sebelum dan sesudah bekerja, dan pada aspek hukum, ekonomi, dan sosial.

Untuk itu, Benny mengajak jajaran BP2MI untuk bekerja dengan keras. Lebih aktif memperkenalkan lembaga ini, dan lebih masif melakukan sosialisasi, diseminasi informasi, dan edukasi ke masyarakat.

"Tapi kerja keras itu kita tidak ada artinya jika tidak diketahui masyarakat luas. Perkuat juga dengan media sosial untuk menyebarkan informasi, dengan memaksimalkan kreativitas," papar Benny.

Terlebih saat ini banyak beredar berita hoax tentang kebijakan pemerintah atas pembebasan biaya penempatan PMI, yang menimbulkan simpang siur informasi di masyarakat. Benny mengingatkan, hal ini membutuhkan keaktifan jajaran UPT BP2MI di daerah untuk menggunakan media sosial sebagai media informasi.

Terakhir, Benny berpesan kepada jajaran UPT BP2MI Bali untuk bekerja secara benar dan fokus bekerja untuk mendukung 9 (sembilan) program prioritas yang telah dicanangkan BP2MI.

"Bali adalah daerah penempatan PMI yang memiliki karakteristik yang berbeda. Masyarakatnya banyak yang memilih menjadi PMI formal melalui skema mandiri. Tapi permasalahan PMI asal Bali tidak sekompleks daerah lain. Untuk itu mari kita bekerja secara benar dan juga lakukan lah hal-hal secara benar. Negara membutuhkan kalian," tutup Benny.*** (Humas/SD)