Tuesday, 26 January 2021

Berita

Berita Utama

Kick Off Migrant Day, BP2MI Wujudkan PMI dan Keluarga yang Merdeka dan Sejahtera

-

00.11 10 November 2020 474

Kick Off Migrant Day, BP2MI Wujudkan PMI dan Keluarga yang Merdeka dan Sejahtera.

Jakarta, BP2MI (10/11) - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menyambut Hari Pekerja Migran Indonesia (Migrant Day) yang diperingati 18 Desember 2020 mendatang. Hari itu dikenal sebagai tonggak peringatan atas deklarasi Konvensi Perlindungan Hak-hak Seluruh Pekerja Migran dan Anggota Keluarganya (Resolusi No. 45/158). 

Dalam memeriahkan Migrant Day, BP2MI mengadakan kegiatan roadshow ke daerah-daerah potensial PMI di Pulau Jawa. Kegiatan ini mengusung tema BP2MI Bergerak, Mewujudkan Pekerja Migran Indonesia dan Keluarga yang Merdeka dan Sejahtera.

Sebagai kick off pertama, BP2MI menggelar Sosialisasi dan Edukasi Calon PMI bekerjasama dengan PT Pegadaian di Graha Insan Cita, Depok, Jawa Barat, Senin (9/11/2020). Melalui kegiatan ini BP2MI menekankan pentingnya pelindungan bagi Calon  CPMI sejak masa awal sebelum keberangkatan bekerja ke luar negeri.

"Saat ini ada sekitar 3,7 PMI yang terdaftar dalam SISKOP2MI. Mereka adalah warga VVIP yang wajib dilindungi negara, PMI telah menyumbangkan remitansi sebesar Rp 159,6 Triliun. Karena itu, sudah selayaknya PMI dimerdekakan sesuai dengan pengorbanan yang  mereka lakukan bagi negara," ungkap Kepala BP2MI Benny Rhamdani dalam Konferensi Pers di Aula BP2MI Jakarta, Selasa 10/11/2020.

Benny menjelaskan, daerah  yang dikunjungi langsung dalam peringatan Migrant Day adalah Depok, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Pati, Tegal, Brebes, dan Serang, mulai  Senin (9/11/2020) hingga puncak peringatan Hari Pekerja Migran Indonesia pada 18 Desember 2020 mendatang. 

"Peringatan bukan hanya seremoni semata namun spirit pelindungan pekerja migran dan keluarganya harus kita wujudkan dalam setiap kebijakan BP2MI yang berpihak pada PMI. Demikian juga pelayanan BP2MI harus dilandaskan pada profesionalitas dan integritas seluruh jajaran BP2MI dari pusat hingga daerah-daerah," ujar Kepala BP2MI.

Benny mengatakan, konsen BP2MI dalam menyambut Hari Pekerja Migran Indonesia adalah untuk melindungi PMI dan keluarga. 

"Memperingatinya dengan 'bergerak' aktif ke daerah-daerah, dan akan mendatangi langsung UPT-UPT BP2MI dan para PMI. Ini menunjukkan konsepsi pelayanan pelindungan dilakukan secara proaktif. BP2MI yang datang ke daerah-daerah untuk memberikan edukasi, melakukan sosialisasi dan menjaring aspirasi para pemangku kepentingan, khususnya PMI dan keluarganya," jelasnya 

Benny berharap, rangkaian Migrant Day dapat berlangsung dengan baik, lancar dan tetap memperhatikan protokol ketat kesehatan. Migrant Day ini melibatkan secara aktif para pemangku kepentingan di daerah secara maksimal, baik dari unsur pemerintah Pusat dan Daerah, BUMN dan Swasta, masyarakat sipil (NGO dan CSO) serta insan pers dan stakeholder terkait.***(Humas BP2MI)