Sunday, 24 January 2021

Berita

Berita Utama

Kunker ke Sulbar, Kepala BP2MI Berikan Apresiasi ke Gubernur Sulawesi Barat Atas Inisiasi Beroperasinya Pelabuhan Khusus PMI

-

00.09 17 September 2020 782

Kepala BP2MI berikan penghargaan kepada Gubernur Sulawesi Barat dan Wakil Bupati Polewali Mandar, Kamis (17/8/2020).

Polman, BP2MI (17/9) - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia  (BP2MI) Benny Rhamdani melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terkait kesiapan pengoperasian Pelabuhan Tanjung Silopo di Kabupaten Polewali Mandar untuk pelayanan fasilitasi pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI), pada Kamis (17/9/2020).

Kepala BP2MI menyampaikan, apresiasi dan penghargaan atas diterbitkannya Peraturan Gubernur (Pergub) Sulawesi Barat tentang Pelindungan PMI sebagai Pergub. pertama di Indonesia terkait pelayanan fasilitasi pemulangan PMI yang terletak di Kabupaten Polewali Mandar, tepatnya Pelabuhan Tanjung Silopo.

"Bentuk kehadiran negara adalah memberikan perlakuan hormat kepada PMI dalam bentuk regulasi. Regulasi ini menghadirkan pemerintah provinsi yang melindungi pekerja migran. Tidak hanya dibangun fasilitas pelabuhan, tapi juga untuk sarana dan embarkasi transportasi kapal yang biasa mengangkut PMI dari Malaysia langsung ke Sulawesi Barat, termasuk para deportan," ungkap Benny.

Dalam kunjungan ini dikoordinasikan pula mengenai persiapan pelaksanaan pelayanan deportasi PMI dan WNI serta pencegahan terhadap sindikasi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Benny menyampaikan, agar para pemerintah daerah lainnya turut melakukan hal yang sama seperti Sulawesi Barat. Sebagai bentuk penghargaan, BP2MI memberikan Penghargaan Pelayanan Deportasi Terbaik Selama Masa Pandemi Covid-19 kepada Gubernur Sulawesi Barat dan Bupati Polewali Mandar (Polman).

Banyaknya warga Sulbar di Malaysia juga menjadi alasan Pemprov. Sulbar bersinergi dengan BP2MI dalam hal pelayanan pemulangan PMI.

Benny melihat bahwa pelayanan kesehatan yang ada di RSUD Polman sudah cukup memadai, apalagi ditambah dengan adanya pelayanan kepulangan PMI di Pelabuhan Silopo sebagai pelabuhan debarkasi dan embarkasi.

"Saya mengapresiasi Pemprov. Sulbar karena telah melihat langsung seluruh fasilitas yang ada dan dilengkapi dengan Pergub. Sulbar. Nantinya akan saya sampaikan kepada Mendagri sebagai laporan agar ada tindak lanjut pengaplikasiannya oleh pemda lain," tutup Benny.

Turut mendampingi kegiatan peninjauan ini Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar dan Wakil Bupati Polman, M. Natsir.

Gubernur Sulbar berharap, nantinya pelabuhan ini selain sebagai pelayanan kepulangan PMI, namun juga sebagai lahan tumbuhnya perekonomian di Polman.

"Dengan peningkatan kapasitas Pelabuhan Tanjung Silopo sebagai pelabuhan embarkasi debarkasi, akan membuka lapangan pekerjaan yang baru dan tentu saja dapat menstimulus timbulnya perekonomian baru, mulai dari usaha kecil dari pedagang asongan, usaha menengah, sampai usaha dengan skala besar, seperti jasa perhotelan. Hal ini tentu saja dapat berimplikasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.

Saat meninjau langsung keadaan Pelabuhan Tanjung Silopo, Benny didampingi Sekretaris Utama BP2MI, Tatang Budie Utama Razak, beserta beberapa pejabat lainnya. Kunjungan juga dilanjutkan meresmikan pelayanan Sarana Kesehatan bagi Calon PMI. Layanan Sarana Kesehatan bagi calon PMI dipusatkan di RSUD Polewali Mandar. ** (Humas BP2MI)