Wednesday, 3 June 2020

Berita

Berita Utama

Literasi Keuangan Tingkatkan Kesejahteraan PMI

-

00.02 18 February 2020 457

-

MANADO, BP2MI (18/02) - - Sebagai bentuk kegiatan pemberdayaan bagi calon pekerja migran Indonesia dan keluarganya, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BPPMI) melalui Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Manado kembali menjalin kerjasama dengan PT Pegadaian (Persero) untuk memberikan materi terkait Literasi Keuangan dan Investasi Tabungan Emas.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 13 – 14 Februari 2020 dengan mengambil tempat di Aula milik P3MI yang ada di wilayah kerja BP3TKI Manado, yaitu PT Elsa Putri Indah dan PT Lia Central Utama. Sebanyak 100 peserta ikut serta berpartisipasi dalam acara ini yang seluruhnya merupakan para calon pekerja migran Indonesia dengan negara tujuan penempatan Hongkong, Singapura, Jepang dan Polandia.    

Dalam pembukaannya, Kepala BP3TKI Manado Hard F. Merentek menyambut baik kegiatan ini karena dinilai sangat dibutuhkan oleh calon pekerja migran yang akan berangkat bekerja ke luar negeri, “Setiap pekerja migran yang akan bekerja ke luar negeri, sepatutnya memiliki pengetahuan akan pengelolaan keuangan karena setiap bulannya mereka akan menerima gaji dengan angka yang cukup besar. Gaji tersebut harus bisa dikelola dengan baik agar menimbulkan manfaat yang signifikan bagi kesejahteraan mereka dan tentu saja bagi keluarganya” katanya.

Selain mengadakan di Provinsi Sulawesi Utara, kegiatan ini juga akan diadakan di 18 (delapan belas) provinsi yaitu Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung, Bali, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, DI Yogyakarta, Banten, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Barat, Kalimantan Barat,dan DKI Jakarta.

Menutup kegiatan ini, Kepala BP3TKI Manado Hard Merentek mengungkapkan harapannya agar dengan adanya kegiatan ini, Pekerja Migran Indonesia (PMI) dapat mengelola keuangannya dengan baik “Selaku pemerintah, kami berharap agar PMI melalui kegiatan ini, bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat agar kelak ketika bekerja ke luar negeri dapat mengelola penghasilannya serta memiliki investasi jangka panjang beresiko rendah untuk menjamin kesejahteraan mereka dan keluarganya” tutupnya. ** (Humas/BP3TKI Manado/Lia)