Thursday, 7 July 2022

Berita

Berita Utama

Para Kandidat Antusias Ikuti Tahap Wawancara Program G to G Jerman di UPT BP2MI Wilayah Bali

-

00.12 3 December 2021 745

Para Kandidat Antusias Ikuti Tahap Wawancara Program G to G Jerman di UPT BP2MI Wilayah Bali

Denpasar, BP2MI (3/12) – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Wilayah Bali menggelar tahap wawancara Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) Skema G to G (Government to Government) Jerman. Wawancara digelar di Kantor UPT BP2MI Wilayah Bali, pada Kamis (2/12/2021).

Salah satu kandidat, Dewi Ulfah, menyampaikan harapannya dalam Bahasa Jerman pada sesi wawancara. 

“Saya sebelumnya sudah mempelajari Bahasa Jerman sebagai bentuk persiapan diri saya dalam mengikuti program G to G Jerman. Besar harapan saya untuk dapat melewati setiap proses seleksi agar bisa bekerja sebagai perawat di Jerman,” tutur Dewi.

Sub Koordinator Penyiapan Penempatan UPT BP2MI Wilayah Bali, Ony Irawan, mengungkapkan hal yang senada. 

“Kami dari UPT BP2MI Wilayah Bali berharap agar seluruh kandidat bisa lulus tes wawancara yang diselenggarakan tadi. Jangan lupa untuk tetap mempersiapkan diri menghadapi tahapan-tahapan tes berikutnya. Apabila telah lulus tes wawancara, para kandidat akan mengikuti pelatihan bahasa Jerman level B1 di Indonesia dan level B2 di Jerman,” ujar Ony.

Meski merupakan program yang relatif baru, Skema Penempatan Pemerintah atau G to G sektor keperawatan ke Jerman tetap diminati. Mengusung konsep Triple Win, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada tiga unsur yang terlibat, yaitu pemerintah baik Jerman maupun Indonesia, pekerja, dan juga pemberi kerja.

Gaji yang ditawarkan pihak Jerman menjadi salah satu faktor menarik bagi CPMI untuk bekerja di Jerman. Setelah berhasil melalui rangkaian tes untuk menjadi perawat, Pekerja Migran Indonesia (PMI) akan memperoleh gaji sekitar 30 juta rupiah. Tak hanya itu, Jerman juga terkenal sebagai negara yang menghormati dan memperhatikan hak pekerja migran yang bekerja di Jerman.

Di UPT BP2MI Wilayah Bali, terdapat sepuluh orang pelamar yang berhasil lulus verifikasi dokumen. Kesepuluh orang kandidat ini kemudian mengikuti proses wawancara virtual dengan perwakilan dari Bundesagentur fur Arbeit (BA) Jerman, dengan didampingi oleh seorang penerjemah untuk menjembatani perbedaan bahasa. 

Oleh karena itu, kandidat dapat memilih untuk berbicara dalam bahasa Indonesia untuk selanjutnya diterjemahkan, atau langsung menjawab pertanyaan pewawancara dengan Bahasa Inggris atau Bahasa Jerman. **(Humas/UPT BP2MI Wilayah Bali)