Wednesday, 27 October 2021

Berita

Berita Utama

Pembukaan Pelatihan Bahasa Jepang Bagi Calon Pekerja Migran Provinsi Riau, BLK Padang: Ini Tahap Awal Pendaftaran Program G to G Jepang

-

00.09 15 September 2021 231

Pembukaan Pelatihan Bahasa Jepang Bagi Calon Pekerja Migran Provinsi Riau, BLK Padang: Ini Tahap Awal Pendaftaran Program G to G Jepang

Pekanbaru, BP2MI (15/9) – Unit Pelaksana Teknis Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Pekanbaru (UPT BP2MI Pekanbaru) menghadiri acara pembukaan pelatihan berbasis kompetensi tahun 2021 program kejuruan pelatihan bahasa Jepang untuk Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau, Selasa (14/9/2021).

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan beberapa instansi pemerintah yang terlibat, di antaranya Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Disnakertrans Provinsi Riau, Dinas Tenaga Kerja Kota Pekanbaru, perwakilan Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Padang, dan perwakilan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Pekanbaru.

Kegiatan ini terselenggara atas permintaan UPT BP2MI Pekanbaru kepada Balai Latihan Kerja (BLK) Padang untuk mengadakan pelatihan bahasa Jepang di kota Pekanbaru mengingat cukup banyaknya lulusan keperawatan di Kota Pekanbaru.

Lebih lanjut, tim Publikasi UPT BP2MI Pekanbaru menyebarluaskan informasi melalui media sosial dan melibatkan institusi pendidikan di Kota Pekanbaru, sekaligus memandu melakukan pendaftaran daring melalui website pelatihan Kementerian Ketenagakerjaan RI. Walaupun sedang diberlakukan PPKM level empat dan permintaan tenaga perawat di kota Pekanbaru sedang tinggi, 60 orang calon peserta berhasil mendaftar, yang selanjutnya diseleksi oleh Disnakertrans Provinsi Riau hingga terpilih 16  orang sebagai kandidat yang diundang untuk mengikuti pelatihan.

Kepala Bidang Penempatan dan Pelatihan Tenaga Kerja Disnakertrans Provinsi Riau, Eva Ismail, menyampaikan  pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan CPMI sektor kesehatan, pelatihan ini akan berlangsung selama 62 hari terhitung sejak tanggal 15 September hingga 10 Desember 2021 dengan total 620 jam pelajaran, meliputi teori, praktik, diskusi, dan tanya jawab.

Eva juga menambahkan bahwa instruktur untuk kegiatan ini berasal dari BLK Padang dan nantinya pelatihan ini akan dilengkapi dengan materi penunjang berupa pembekalan soft skill.

Sementara itu, Plh. BLK Padang, Riswanto, menyampaikan bahwa pelatihan bahasa Jepang ini merupakan proyek perdana untuk program Government to Government (G to G) Jepang di Provinsi Riau.

“Ini merupakan pilot project dari Riau. Jika berhasil, ke depannya dapat dikembangkan untuk jabatan yang lain, tidak hanya perawat,” ujar Riswanto.

Ia juga menambahkan bahwa keseluruhan peserta diwajibkan mendapatkan sertifikat bahasa Jepang dengan level minmal N5 untuk mendaftar program G to G Jepang jabatan perawat dan pengasuh setelah usai pelatihan.

“Pelatihan ini merupakan tahap awal untuk pendaftaran program G to G Jepang. Hasil yang kita harapkan adalah seluruh peserta dapat berangkat bekerja ke Jepang. Untuk itu, setelah selesai pelatihan, seluruh peserta diwajibkan mengambil sertifikasi N5, kemudian mendaftar program G to G Jepang yang akan dibuka pendaftarannya di tahun 2022 nanti,” lanjut Riswanto.

Kegiatan pelatihan bahasa Jepang dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Pekanbaru, H. Jonli. Pada kesempatan ini, Jonli menyampaikan apresiasi kepada UPT BP2MI Pekanbaru atas inisiasi dan koordinasi yang dilakukan untuk mewujudkan pelatihan ini. “Saya sangat berterima kasih kepada UPT BP2MI Pekanbaru atas kerja samanya dengan BLK Padang sehingga dapat melaksanakan pelatihan bahasa Jepang untuk pertama kalinya di Riau, khususnya Kota Pekanbaru,” ujar Jonli sekaligus. * (Humas/UPT BP2MI Pekanbaru/Susi)