Thursday, 7 July 2022

Berita

Berita Utama

Persiapkan Mental dan Kompetensi CPMI, BP2MI Kembali Gelar Prelim Program G to G ke Korea Selatan

-

00.04 12 April 2022 553

Persiapkan Mental dan Kompetensi CPMI, BP2MI Kembali Gelar Prelim Program G to G ke Korea Selatan

Depok, BP2MI (12/4) - Preliminary Education (Prelim) atau Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP) bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) Program Government to Government (G to G) ke Korea Selatan kembali diselenggarakan oleh Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), bertempat di Kinarsih Resort, Depok, Jawa Barat pada Selasa (12/4/2022).

Gelaran Prelim gelombang keempat di Depok ini diikuti oleh sebanyak 135 CPMI yang akan ditempatkan di Korea Selatan pada sektor manufaktur dan perikanan. Prelim dimaksudkan untuk membekali kemampuan bahasa, kompetensi dan kedisiplinan sehingga para CPMI siap untuk memasuki dunia kerja di Korea Selatan.

Salah satu peserta Prelim, Denny Priyatno (24) asal Cirebon, sejak awal tahun 2020 menjalani kesehariannya sebagai supir taksi di salah satu aplikasi transportasi daring. Bukan cita-cita, namun itu menjadi satu-satunya alternatif Denny untuk bertahan secara finansial di tengah masa pandemi Covid-19. Pengumuman untuk mengikuti Prelim Program G to G menjadi secercah asa bagi Denny, dapat memperbaiki masa depannya. 

"Saya berangkat tadi malam ke Jakarta, tanpa didampingi orangtua, namun doa dan restu mereka senantiasa menyertai saya,” ungkap Denny. 

Begitu pula dengan Hanif Nashuka (31), CPMI asal Brebes, yang akhirnya memiliki harapan setelah dua tahun menantikan kepastian atas niatnya bekerja ke Korea Selatan. 

"Saya memang bekerja di kapal di Pelabuhan kota Tegal, sambil terus berdoa dan menantikan panggilan untuk mengikuti Prelim. Alhamdulillah nama saya masuk entry list, selangkah lagi bekerja ke Korea,” ujar Hanif dengan mata berkaca-kaca. 

Sementara itu saat pembukaan Prelim, Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) BP2MI, Ahnas mengatakan, Prelim merupakan suatu tahapan yang diselenggarakan untuk meningkatkan mutu CPMI dan harus diikuti secara serius.

“Adik-adik CPMI menjalankan peran sebagai pahlawan devisa, menjadi harapan bagi bangsa, negara dan juga keluarga. Sebagai putra-putri terbaik, adik-adik harus memiliki fisik, mental dan kompetensi yang kuat serta adaptif dalam lingkungan kerja. Adik-adik CPMI adalah duta bangsa di negara penempatan kelak,” pungkas Ahnas di hadapan para CPMI.

Ahnas menambahkan, PMI menjadi penyumbang devisa kedua setelah sektor migas dengan kontribusi ekonomi mencapai 159,6 Triliun rupiah, yang bahkan berada di atas sektor Pariwisata.

“Kalian adalah salah satu penyokong perekonomian bangsa, untuk itu banggalah menjadi seorang PMI. Dengan niat yang ikhlas, usaha yang positif akan melahirkan hasil yang positif juga. Saya ingatkan, jangan sampai tergerus dengan budaya asing, meskipun bekerja di negara orang, tetaplah jaga jati diri sebagai bangsa, harumkan nama Indonesia,” tambah Ahnas.

Ahnas berharap, para CPMI dapat sukses bekerja di luar negeri tanpa melakoni perilaku hidup yang boros ketika bekerja di negara penempatan kelak.

“Ketika nanti sudah memiliki penghasilan, hilangkan niat untuk hidup berfoya-foya dan neko-neko. Saya imbau adik-adik agar menginvestasikan penghasilannya untuk hal-hal yang produktif. Dalam pembekalan ini, akan ada materi mengenai kewirausahaan dan ketahanan bangsa yakni anti terorisme dan narkoba. Ikuti dan pelajarilah materi-materi tersebut. Saya doakan semoga seluruh peserta yang telah mengikuti OPP segera berangkat bekerja ke Korea Selatan,” tutup Ahnas diikuti tepuk tangan seluruh CPMI.

Adapun gelaran Prelim akan dilaksanakan mulai tanggal 12-17 April 2022, yang menghadirkan para pengajar yang berasal dari Perguruan Tinggi, Kementerian/Lembaga, serta Profesional dengan muatan materi berjumlah 45 jam pelajaran.** (Humas/AH/SD)