Thursday, 24 June 2021

Berita

Berita Utama

PMI Nanik Ismiati Dapatkan Donor Darah dari Pegawai BP2MI, Kini Bisa Pulang ke Madura

-

00.06 3 June 2021 172

PMI Nanik Ismiati Dapatkan Donor Darah dari Pegawai BP2MI, Kini Bisa Pulang ke Madura

Jakarta, BP2MI (3/6) – Sebagai bentuk kepedulian kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI), pegawai Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) memberikan donor darah kepada PMI Nanik Ismiati yang menderita sakit Systemic Lupus Eritematosus (SLE) dan gagal jantung. Kini setelah kondisinya membaik, PMI Nanik Ismiati telah dipulangkan ke daerah asalnya di Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Kamis (3/6/2021).

BP2MI diwakili Direktur Pelindungan dan Pemberdayaan Kawasan Eropa dan Timur Tengah sekaligus Plt. Kepala Biro Hukum dan Humas BP2MI, Hadi Wahyuningrum, mengupayakan untuk mendapatkan tambahan darah yang dibutuhkan Nanik Ismiati yang menjadi pasien di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. 

PMI Nanik Ismiati yang berasal dari Sumenep, Jawa Timur, mengeluh nyeri pada kedua kakinya sejak satu minggu yang lalu setelah pulang dari Dubai (Uni Emirat Arab). Ia menjalani karantina di Wisma Atlet Pademangan. Nanik diketahui mengidap Systemic Lupus Eritematosus (SLE) selama 5 tahun. SLE adalah penyakit sistem kekebalan tubuh yang menyerang jaringannya sendiri. 

Hasil pemeriksaan medis Rumah Sakit Polri, PMI Nanik didiagnosa memiliki SLE dan gagal jantung. Pada 29 Mei 2021, Rumah Sakit Polri menginformasikan bahwa Nanik membutuhkan darah B rhesus positif sebanyak 4 kantong ketika berada di ruang HCU (High Care Unit) Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Diketahui juga golongan darah B rhesus positif adalah golongan darah yang termasuk langka di Indonesia. Maka dari itu, BP2MI menghubungi keluarga dari Nanik, yaitu Sujiko selaku kakak kandung dari Nanik dan para pegawai BP2MI yang mempunyai golongan darah serupa.   

Hadi Wahyuningrum mengatakan bahwa donor darah merupakan bentuk pelayanan PMI sebagai VVIP (Very Very Important Person) yang merupakan salah satu dari 9 program BP2MI yang dipimpin oleh Benny Rhamdani sebagai Kepala BP2MI.

“Upaya donor darah ini merupakan optimalisasi tugas dan fungsi pokok BP2MI dalam pelayanan kepada PMI dari ujung rambut sampai ujung kaki dengan hati nurani sebagai penunjang pelindungan secara menyeluruh,” pungkas Hadi Wahyuningrum di Jakarta, Minggu (30/5/2021) lalu.

Ia menambahkan, ini sebagai wujud dari kehadiran negara dibuktikan dengan keikutsertaan pegawai BP2MI sebagai pendonor darah yang sesuai dengan darah  Nanik. Adapun para pegawai BP2MI yang mendonorkan darahnya untuk PMI Nanik antara lain Yunus Riansyah, Abdul Aziiz Ghofur, dan Fida Rani Fadlilah.

“Setelah kegiatan donor darah ini dilakukan, puji syukur kondisi PMI Nanik telah membaik. Pada hari ini, Kamis 3 Juni 2021, Nanik telah diantar oleh BP2MI kembali menuju keluarganya di daerah asalnya, Sumenep, Madura,” paparnya. * (Humas/Bil/Mif/MH)