Saturday, 28 November 2020

Berita

Berita Utama

Sebelum ke Jalan yang Benar, Kepala BP2MI akan Terus Perang Total Lawan Sindikat

-

00.11 21 November 2020 147

Sebelum ke Jalan yang Benar, Kepala BP2MI akan Terus Perang Total Lawan Sindikat

Manado, BP2MI (21/11) Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Benny Rhamdani menyatakan perang total melawan sindikat pengiriman ilegal Pekerja Migran Indonesia (PMI). Perang total akan terus dilakukan sampai para sindikat bertobat dan kembali kepada jalan yang benar.

"Saya tidak akan berhenti  dan terus memimpin peperangan melawan sindikat pengiriman ilegal PMI ini. Sampai sindikat berhenti, tobat dan kembali ke jalan yang benar," ujar Benny saat membuka kegiatan Rakornis  Penguatan Tata Kelola Penempatan dan Pelindungan PMI di Manado, Sulawesi Utara, Sabtu 21/11.

Benny menjelaskan, perubahan Undang-undang No. 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia mengandung konsekuensi.  Ada kewenangan dan mandat baru secara kolabaratif dan paradigma untuk para pemangku kepentingan. 

Menurut Benny, pelindungan kepada PMI kini mencakup pada aspek sosial, ekonomi dan hukum.  Karena Itu,  PMI layak dijadikan warga negara VVIP. Selama ini seolah PMI terlihat dalam banyak kasus dan terabaikan.  Bahkan persepsi publik seolah menilai PMI rentan dengan   masalah dan identik dengan pekerja rendahan.

"Di era saya semua itu tidak boleh terjadi lagi. PMI adalah adalah pahlawan, pejuang devisa dan pahlawan bagi keluarganya. Mereka telah memberikan kontribusi besar kepada negara dengan menghasilkan remitansi Rp 159,6 Trilyun yang hampir setara dengan sektor migas," pungkasnya.

Benny menambahkan,  sudah tentu saat ini PMI  dijadikan sebagai subyek  dan bukan obyek untuk PMI. Untuk mencapai semua itu,  BP2MI akan terus memperkuat sinergitas dengan berbagai stake holder dan berbagai para pemangku kepentingan dalam tata kelola penempatan dan pelindungan Pekerja Migran.*(Humas BP2MI)