Tuesday, 26 January 2021

Berita

Berita Utama

Takut Pulang dan Hilang Kontak 13 Tahun, PMI Kulmiat Akhirnya Kembali

-

00.11 2 November 2020 399

Takut Pulang dan Hilang Kontak 13 Tahun, PMI Kulmiat Akhirnya Kembali

Serang, BP2MI (2/11) - UPT BP2MI Serang memfasilitasi kembalinya seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) Kulmiat, yang sempat hilang kontak dan tidak berani pulang ke Indonesia. 

Setelah hilang kontak dengan keluarga selama 13 tahun, akhirnya Kulmiat pulang ke kampung halamannya di Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Sabtu (31/10/2020).

Awalnya Tahun 2007, Kulmiat berangkat secara prosedural ke Yordania dan bekerja sebagai Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) pada majikan perseorangan. Setibanya di Kota Amman, Yordania, Kulmiat sempat menghubungi keluarganya di Indonesia. Namun, setelahnya ia tidak bisa berkomunikasi.

Putusnya komunikasi disebabkan oleh majikan yang mengganti nomor teleponnya tanpa konfirmasi kepada Kulmiat sehingga orang tua Kulmiat tak bisa lagi menghubunginya melalui  telepon majikan. Kedua orang tua Kulmiat kemudian jatuh sakit dan wafat. Kulmiat adalah bungsu dari lima bersaudara.

“Orang tua saya meninggal pada tahun 2011, selain karena usia yang sudah tua, juga karena memikirkan Kulmiat. Saya sendiri juga sedang sakit, pokoknya sedih memikirkan adik saya yang bungsu itu, dia juga belum tahu orang tuanya sudah meninggal semua," ujar Jamal, kakak kandung Kulmiat.

Seolah menemui titik terang dan jawaban dari doa yang dipanjatkan, awal bulan Oktober 2020, perempuan berkepribadian kuat ini mencoba menghubungi KBRI Amman. Petugas yang ada di sana langsung menghubungi BP2MI dan selanjutnya meminta bantuan UPT BP2MI Serang untuk melakukan penelusuran alamat keluarga PMI. Petugas BP2MI juga menginformasikan kepada UPT BP2MI Serang bahwa Kulmiat mengalami keraguan untuk pulang ke Indonesia karena ia tidak yakin jika keluarganya masih menunggunya selama itu.

Di dalam rumah keluarga yang sederhana di tengah perkampungan penghasil gerabah, petugas dari UPT BP2MI Serang langsung bertemu dengan Jamal dan menyampaikan kabar bahwa Kulmiat dalam kondisi yang sangat sehat. Berita tersebut sangat melegakan Jamal beserta istri. Mereka pun tak kuasa menahan tangis meminta Kulmiat untuk pulang ke rumah.

“Ayo nong (panggilan untuk Kulmiat), pulang nong, kami kangen, jangan lama-lama ya di sana," ungkap Jamal kepada Kulmiat melalui video yang direkam oleh petugas UPT BP2MI Serang.

Petugas UPT BP2MI Serang kemudian mengirim kontak, foto dokumentasi, dan video tersebut kepada pihak Kementerian Luar Negeri RI untuk disampaikan kepada Kulmiat. Setelah melalui proses, akhirnya Kulmiat kembali ke rumah dengan selamat dan bertemu dengan anggota keluarga dan keponakan yang dia sayangi. ** (Humas/UPT BP2MI Serang/Budi Nurcahyo)