Saturday, 4 February 2023

Berita

Berita Utama

Temui Sekda Jember, Kepala BP2MI Titipkan Kolaborasi Erat untuk Pelindungan PMI

-

00.10 26 October 2022 422

Temui Sekda Jember, Kepala BP2MI Titipkan Kolaborasi Erat untuk Pelindungan PMI

Jember, BP2MI (26/10)  Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani beserta jajaran melakukan kunjungan kolaborasi ke Kantor Bupati Kabupaten Jember, Rabu 26 Oktober 2022.

Dalam Kunjungannya, Kepala BP2MI disambut oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jember, Arief Tjahjono dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember, Bambang Rudi.

Arief Tjahjono menyampaikan apresiasinya atas kunjungan kepala BP2MI beserta jajaran.

"Sungguh merupakan suatu kehormatan Kepala BP2MI beserta jajaran mau hadir ke Kabupaten Jember. Kami sangat bersyukur, dalam beberapa waktu terakhir tamu-tamu yang luar biasa datang ke Jember. Minggu depan saya informasikan akan ada Bapak Menko PMK dan Menkonpolhukam yang akan berkunjung," ungkap Arief. 

Arief menuturkan, Jember merupakan satu Kabupaten memiliki potensi yang cukup besar dalam sektor ketenagakerjaan dan Sumber Daya Manusia (SDM).

"Jember memiliki empat perguruan tinggi negeri dan 16 Perguruan Tinggi swasta, ini sungguh luar biasa untuk kami. Sekitar 60 ribu mahasiswa di Kabupaten Jember berasal dari luar kota. Sehingga ada uang 60 miliar berputar setiap bulan. Ini berimplikasi pada sektor riil informal yang menjadi sangat hidup di jember. Termasuk akan menekan angka migrasi dari Jember," ujarnya 

Selanjutnya, Kepala BP2MI Benny Rhamdani memapresiasi sambutan hangat yang diberikan Pemkab Jember.

"Suatu kehormatan bagi kami dapat disambut oleh Bapak Sekda Kabupaten Jember, pimpinan organisasi perangkat, Kadisnaker beserta para jajaran," kata Benny.

Lanjut Benny menambahkan, bahwa Jawa Timur merupakan salah satu provinsi yang menyumbang angka PMI terbesar.

"Jatim berkontribusi 243 ribu PMI dalam dua tahun terakhir, dan Jember masuk dalam 10 besar penyumbang PMI. Angka penempatan ini sayangnya juga dibarengi angka penempatan prosedural yang juga besar. Kami berharap dengan kolaborasi yang erat kita dapat mewujudkan pelindungan PMI secara menyeluruh dalam aspek Hukum, sosial, dan ekonomi," tutur Benny.

Benny menuturkan, dengan telah adanya penandatanganan MoU antara BP2MI dan Pemkab jember dapat diikuti dengan Perda Pelindungan PMI di Kabupaten Jember. 

"Pemda tidak perlu pusing terkait pengalokasian anggaran untuk pelatihan PMI, karena kami tau kondisi fiskal pemerintah daerah. Kita memiliki program KUR PMI dengan Plafon hingga 100 juta yang dapat dimanfaatkan untuk pembiayaan penempatan PMI, termasuk Pelatihan, tes kesehatan, hingga ongkos keberangkatan," tukas Benny menutup.*(Humas/AH)