Thursday, 7 July 2022

Berita

Berita Utama

Upayakan Percepatan Program G to G ke Korea Selatan, BP2MI Gelar Rapat Pimpinan

-

00.04 25 April 2022 523

Upayakan Percepatan Program G to G ke Korea Selatan, BP2MI Gelar Rapat Pimpinan

Jakarta, BP2MI (25/4) – Sebagai upaya untuk mempercepat proses pemberangkatan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) program Government to Government (G to G) ke Korea Selatan (Korsel) yang sudah tertunda selama dua tahun akibat pandemi Covid-19, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menggelar rapat pimpinan pada Senin (25/4/2022).

Pada rapat tersebut, Kepala BP2MI, Benny Rhamdani, menerima laporan berdasarkan data dari kontrak kerja dan Entry List yang didapatkan dari HRD Korea pada 20 April 2022, ada sebanyak total 2.738 CPMI yang mengikuti proses penempatan G to G ke Korsel.

“Dari 2.738 CPMI tersebut, 711 CPMI dari sektor perikanan, 1.504 dari sektor manufaktur, dan 523 CPMI lainnya adalah re-entry. Selain itu, dari total keseluruhan CPMI, sudah ada 952 CPMI yang telah diberangkatkan menuju Korea Selatan,” jelas Benny Rhamdani saat ditemui di Ruang Rapat Adelina Sau, Kantor Pusat BP2MI, Jakarta Selatan.

Direktur Penempatan Pemerintah Kawasan Asia dan Afrika, Dwi Anto, menerangkan saat ini ada sejumlah 3.452 CPMI yang sudah memiliki kontrak kerja, tapi belum mengikuti Preliminary Education atau Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP). “Kami telah melakukan pengecekan terhadap 1.468 CPMI dengan SLC yang diterbitkan tahun 2021. Diketahui, tidak ada SLC dan CCVI yang dibatalkan,” terang Dwi Anto.

Lebih lanjut, Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM), Ahnas, memaparkan rencana Preliminary Education yang akan dilangsungkan tanggal 9 hingga 14 Mei 2022. “Rencananya, OPP akan kembali diselenggarakan di lima lokasi yang berbeda. Lokasinya yaitu di Kinasih Resort and Conference Depok untuk 400 CPMI, Kinasih Hotel Yogyakarta untuk 150 CPMI, Balai Besar Latihan Masyarakat (BBLM) Yogyakarta untuk 60 CPMI, Grand Dian Boutique Hotel Cirebon untuk 90 CPMI, dan enam hotel di Semarang untuk 531 CPMI,” ujar Ahnas. * (Humas/CLN/AH)