Tuesday, 26 January 2021

Berita

Berita Utama

UPT BP2MI Padang Fasilitasi Ujian Kandidat G to G Jepang

-

00.11 26 November 2020 530

Rahmat mengikuti ujian program Government to Government (G to G) Jepang pada Rabu, 25 November 2020 di kantor UPT BP2MI Padang.

Padang, BP2MI (26/11)– Unit Pelaksana Teknis Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (UPT BP2MI) Padang memfasilitasi pelaksanaan ujian dari salah satu kandidat program Government to Government (G to G) Jepang, pada Rabu (25/11/2020). Fasilitas ini diberikan oleh UPT BP2MI Padang karena adanya permintaan dari peserta yang mengalami kesulitan untuk dapat menyediakan perangkat untuk mengikuti ujian secara daring. Akhirnya ujian ini dilaksanakan secara daring (on line) karena kondisi pandemi Covid-19 dengan dua jenis tes, yakni tes psikologi dan tes keperawatan.

“Kandidat G to G Jepang yang telah lulus seleksi administrasi menghubungi kami, UPT BP2MI Padang, dan bercerita tentang kesulitannya untuk mempersiapkan perangkat yang dibutuhkan agar dapat mengikuti ujian secara on line. PMI atas nama Rahmat yang dari Tanah Datar ini pun, kami bantu fasilitasi agar dapat mengikuti ujian dengan lancar,” ungkap Kepala UPT BP2MI Padang, Joko Purwanto.

Rahmat merupakan salah satu PMI yang mengikuti pelatihan Bahasa Jepang selama tiga bulan di kelas yang terbentuk atas kerja sama antara UPT BP2MI Padang dan BLK Padang pada tahun 2019 silam. Ia bersama dengan 9 peserta pelatihan bahasa Jepang lainnya telah lulus seleksi administrasi dan mengikuti ujian G to G Jepang pada tahun ini. Mereka pun telah memiliki sertifikat bahasa Jepang N5 JLPT (Japanese Language Proficiency Test) untuk dapat melamar program G to G Jepang.

“Kami, UPT BP2MI Padang, telah mendorong agar lulusan kesehatan, khususnya keperawatan di Sumatera Barat agar dapat memanfaatkan peluang kerja ke Jepang yang membuka lowongan untuk jabatan nurse dan careworker. Pada tahun ini yang melamar untuk G to G Jepang dari Sumatera Barat terdapat 16 orang, dan 10 orang di antaranya adalah mereka yang mengikuti pelatihan Bahasa Jepang yang kami gagas dengan BLK Padang. Ke depannya kami berharap semakin banyak lulusan keperawatan yang tertarik dengan peluang ini," cerita Joko.

G to G Jepang sejatinya merupakan program kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Jepang untuk penempatan nurse dan careworker telah berjalan hingga batch ke-14 pada tahun 2020 ini. Peserta diminta memiliki kemampuan Bahasa Jepang minimal N5 atau kemampuan bahasa dasar. Peserta yang lulus program ini nanti akan menjalani pelatihan Bahasa Jepang selama satu tahun, enam bulan di Indonesia dan enam bulan di Jepang. Pada akhir program, peserta diharapkan dapat meningkatkan kemampuan bahasanya minimal setara dengan N4 sehingga bisa mempermudah melanjutkan kerja di Jepang jika program telah selesai. ** (Humas/UPT BP2MI Padang/dba)

?????