Wednesday, 27 October 2021

Berita

Berita Utama

UPT BP2MI Padang Kembali Fasilitasi Pemulangan PMI Terkendala ke Daerah Asal

-

00.08 12 August 2021 396

UPT BP2MI Padang Kembali Fasilitasi Pemulangan PMI Terkendala ke Daerah Asal

Padang, BP2MI (12/08) - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Padang kembali memfasilitasi pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Terkendala dari Malaysia ke daerah asal pada hari Rabu (11/8/2021) sore. PMI atas nama Nillia Desi berasal dari Sungai Penuh, Kerinci, Provinsi Jambi dan telah berulang kali bekerja ke Malaysia sejak tahun 2011. Terakhir Nillia berangkat ke Malaysia pada tahun 2018.

“Tahun 2018 saya berangkat menggunakan visa melancong dengan dibantu calo dan membayar 3.000 ringgit. Saya berangkat melalui pelabuhan Dumai,” ungkap Nillia. Karena berangkat secara nonprosedural, Nillia mengalami nasib yang kurang beruntung di Malaysia. Ia bekerja sebagai penjaga bayi dan lansia, selama 1 tahun terakhir, namun gajinya tidak dibayarkan oleh majikan.

Nillia akhirnya memutuskan untuk kabur dan diamankan di Shelter KJRI Johor Bahru selama kurang lebih 1 bulan. Nillia kemudian dipulangkan ke Indonesia pada 1 Agustus 2021 melalui Pelabuhan Situlang Laut Malaysia menuju Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI) Batam dan ditampung selama 10 hari di Shelter P4TKI Batam.

Seleanjutnya pada 11 Agustus 2021, Nillia kemudian diberangkatkan dari Batam ke Padang menggunakan maskapai Citilink dari Bandara Internasional Hang Nadiem, Batam pada pukul 15.25 WIB dan tiba di Bandara Internasional Minangkabau pada pukul 16.30 WIB.

Sub-Koordinator Perlindungan dan Pemberdayaan UPT BP2MI Padang, Valerie Christie Faisal, yang menjemput langsung PMI Nillia di Bandara Internasional Minangkabau menyampaikan berita kepulangan Nillia pertama kali diperoleh UPT BP2MI Padang melalui surat yang dikirimkan oleh UPT BP2MI Tanjung Pinang nomor B.489/UPTBP2MI-TPI/D/VIII/2021 tanggal 10 Agustus 2021 tentang Pemulangan 1 PMI Asal Jambi.

“Kemarin kami mendapat kabar dari Tanjung Pinang bahwa hari ini akan ada pemulangan PMI terkendala asal Sungai Penuh. Hari ini kita jemput langsung ke bandara, untuk selanjutnya kami bantu fasilitasi kepulangannya ke kampung halaman di Sungai Penuh. Selanjutnya, kami berkoordinasi dengan P4TKI Sungai Penuh, menginformasikan kepulangan PMI Nillia guna memastikan bahwa PMI sampai di rumah dengan selamat,” ujar Valerie.

Lebih lanjut, Valerie kembali menekankan pentingnya memahami prosedur yang benar jika mau bekerja ke luar negeri agar terhindar dari masalah seperti yang dialami oleh PMI Nillia. * (Humas/UPT BP2MI Padang/DM)