Wednesday, 22 September 2021

Berita

Berita Utama

UPT BP2MI Pekanbaru Adakan Webinar G to G Jepang bagi Mahasiswa dan Alumni Keperawatan

-

00.07 23 July 2021 403

UPT BP2MI Pekanbaru Adakan Webinar G to G Jepang bagi Mahasiswa dan Alumni Keperawatan

Pekanbaru, BP2MI (23/7) - UPT BP2MI Pekanbaru melalui program dialog interaktif "Kamis Live" menyelenggarakan webinar G to G Jepang, Kamis (22/772021). Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap hari Kamis jam 10.00 WIB dua minggu sekali ini sudah memasuki episode ke-12 di tahun kedua. Setiap episodenya ditayangkan secara  langsung melalui media sosial Facebook UPT BP2MI Pekanbaru. 

Webinar yang berlangsung selama 1 jam 30 menit ini dihadiri secara virtual melalui media Zoom oleh  33 orang peserta yang berasal dari mahasiswa dan alumni program studi keperawatan pada lembaga pendidikan tinggi di wilayah kerja UPT BP2MI Pekanbaru, yakni Provinsi Riau dan Jambi. 

Sebagai narasumber, hadir Koordinator Penempatan Pemerintah Kawasan Asia Timur I dan Asia Tengah, Direktorat Penempatan Pemerintah Kawasan Asia dan Afrika BP2MI, Akhmad Syihabuddin. Akhmad memaparkan topik-topik seputar proses penempatan G to G Jepang yang meliputi persyaratan migrasi ke luar negeri bagi tenaga kesehatan, aspek-aspek yang membedakan jabatan kangoshi (nurse) dan kaigofukushishi (careworker), biaya penempatan yang ditanggung oleh pemerintah, maupun estimasi pengeluaran  oleh calon kandidat, kelebihan program G to G Jepang, serta alur tahapan penempatan PMI ke Jepang. 

Kegiatan ini disambut antusias oleh peserta yang hadir dengan menyampaikan beberapa pertanyaan secara langsung kepada narasumber, seperti bahasa apa yang digunakan selama interview, perbedaan careworker program SSW dan G to G, juga skema pembiayaan. 

Sementara itu, Kepala UPT BP2MI Pekanbaru, Mangampin Simamora menyampaikan harapannya agar  acara webinar ini dapat memberikan bekal ilmu dan pengetahuan bagi para peserta sehingga dapat mempersiapkan diri dengan baik sebelum bekerja ke luar negeri. 

Lebih lanjut, Mangampin berpesan kepada seluruh peserta agar berangkat secara prosedural jika ingin bekerja ke luar negeri dan tidak terjebak oleh pihak ataupun calo yang tidak bertanggungjawab. 

"Kepada peserta yang hadir diharapkan mengikuti acara ini dengan baik dan mengajukan pertanyaan sebanyak mungkin kepada narasumber sehingga nantinya dapat benar-benar siap untuk bekerja ke luar negeri," tutup Mangampin. *** (Humas/UPT BP2MI Pekanbaru)