Thursday, 9 December 2021

Berita

Berita Utama

UPT BP2MI Wilayah Sulawesi Tenggara Koordinasikan MoU Antara BP2MI Dengan Pemerintah Kota Kendari

-

00.11 24 November 2021 133

UPT BP2MI Wilayah Sulawesi Tenggara Koordinasikan MoU Antara BP2MI Dengan Pemerintah Kota Kendari

Kendari, BP2MI (24/11) - Unit Pelaksana Teknis Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (UPT BP2MI) Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan kunjungan ke Wali Kota Kendari, di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Kendari, Rabu (24/11/2021).

Kunjungan tersebut dalam rangka menindaklanjuti Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) yang diselenggarakan oleh BP2MI, yang dihadiri oleh Gubernur Sultra, beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bupati/Wali Kota seluruh Sulawesi Tenggara pada bulan April 2021 lalu, tentang sosialisasi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Kepala UPT BP2MI Wilayah Sultra, La Ode Askar menyampaikan harapannya atas terwujudnya Perjanjian Nota Kesepahaman (MOU), antara Pemerintah Kota Kendari dan BP2MI. Laode juga menyampaikan informasi peluang kerja ke luar negeri, melalui program Government to Government (G to G) di mana ada tiga negara yang sudah bekerja sama yakni Jepang, Jerman di sektor keperawatan (nurse) dan careworker, serta Korea Selatan pada sektor manufaktur.

“Penghasilan dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) sangat luar biasa, hal ini dapat dimanfaatkan oleh para alumni perawat yang berasal dari berbagai Universitas di Provinsi Sultra, khususnya di Kota kendari. Banyaknya masyarakat yang datang kuliah di Kendari, dapat dijadikan momentum untuk menyebarluaskan informasi tentang peluang kerja ke luar negeri, terutama pada sektor keperawatan,” ujar La Ode Askar.

Sementara itu Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir yang menyambut baik kedatangan BP2MI, menyampaikan jika memang ada masyarakat Kota Kendari yang ingin bekerja ke luar negeri, harus dipersiapkan dengan serius keseimbangan antara keahlian dan mental para Calon PMI. Karena yang pada umumnya terjadi adalah persiapan keahlian atau skill yang menjadi prioritas, tetapi mental justru terabaikan.

“Terkait MOU antara Pemerintah Kota Kendari dan BP2MI, kami siap menindaklanjuti dan menyesuaikan dengan kemampuan dan kapasitas kerja kami, selama itu masih dalam jangkauan kami, dan memang ada potensinya,” tutup Sulkarnain. **(Humas/UPT BP2MI Wilayah Sultra)