Saturday, 6 March 2021

Berita

Berita Utama

BP2MI Rayakan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Tanda Indahnya Kemajemukan di Indonesia

-

00.01 15 January 2021 413

BP2MI Rayakan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Tanda Indahnya Kemajemukan di Indonesia

Jakarta, BP2MI (15/1) - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mengadakan Ibadah dan Perayaan Natal Bersama Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 di Auditorium BP2MI, Jakarta, Jumat (15/01/2021). Merujuk pada tema Natal Nasional tahun 2020 yang terambil dari Matius 1:23 "Mereka akan Menamakan-Nya Immanuel", maka perayaan Natal BP2MI mengambil subtema "Melalui Penyertaan Tuhan serta dilandasi oleh Kasih-Nya, Kita Maksimalkan Melayani PMI dan Keluarganya".

Dalam ibadah Natal dilayani oleh pengkhotbah Pdt. Gomar Gultom, Ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia, dan Romo Eko Wahyu sebagai liturgist. Dalam khotbahnya, Pdt. Gomar Gultom mengingatkan bahwa meskipun masih dalam keadaan pandemi Covid-19, namun Tuhan tetap menyertai seluruh umatnya dalam melaksanakan ibadah.

"Immanuel artinya Tuhan beserta kita. Ia tetap ada di tengah-tengah kita, meskipun saat ini kita lebih sering beribadah secara online. Tuhan beserta kita, juga berarti bahwa dalam setiap tantangan hidup, kita tidak perlu khawatir karena tetap ada harapan dalam Tuhan," ungkap Pdt. Gomar Gultom.

Setelah ibadah, dilanjutkan dengan Perayaan Natal bersama dan dihadiri oleh Kepala BP2MI, Benny Rhamdani; Sekretaris Utama BP2MI, Tatang Budie Utama Razak; serta segenap pejabat Eselon 1 dan 2 di lingkungan BP2MI.

Kepala BP2MI menyebutkan, bahwa Natal adalah momentum tanda indahnya kemajemukan Bangsa Indonesia.

"Saya pribadi kehilangan momentum Natal tahun ini, karena biasanya saya ikut dalam perayaan Natal di daerah saya. Di Sulawesi Utara, di tengah2 mayoritas masyarakat kristiani, kehidupan yang sangat indah
jika ingin belajar tentang toleransi keberagaman," ungkap Benny.

Dilanjutkan Benny, Natal tahun ini berbeda, selain karena pandemi Covid-19, di awal tahun ada juga kejadian jatuhnya pesawat Sriwijaya Air, banjir di Kalimantan Selatan, dan gempa di Majene, Sulawesi Barat. Meski begitu, Natal tetaplah momentum untuk mengingat Sang Terang yang menunjukkan bahwa manusia harus saling mempercayai, menunjukkan kasih Tuhan, saling menolong, dan menghadirkan kebahagiaan bagi Bangsa. 

"Begitu pula dalam melayani Pekerja Migran Indonesia (PMI). Untuk itu saya mengajak semuanya untuk bersama-sama melindungi PMI dengan tidak membeda-bedakan SARA. Tuhan memberkati BP2MI dan kita semua," tutup Benny.

Adapun ibadah dan perayaan Natal BP2MI tahun ini diikuti oleh seluruh UPT BP2MI di daerah yang disiarkan secara online. ** (Humas/MIT/SD)