Saturday, 4 February 2023

Berita

Berita Utama

361 CPMI Ikut Preliminary, Kepala BP2MI Sebut PMI Layak Diperlakukan Hormat 

-

00.10 5 October 2022 476

361 CPMI Ikut Preliminary, Kepala BP2MI Sebut PMI Layak Diperlakukan Hormat 

Depok, BP2MI (5/10) - Sebanyak 361 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) skema penempatan pemerintah mengikuti preliminary education atau Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP) di Kinasih Resort, Depok, Jawa Barat, Rabu (5/10/2022). Mereka mengikuti pembekalan selama lima hari tanpa pungutan biaya apapun. 

Kepala BP2MI, Benny Rhamdani hadir langsung memberikan pengarahan kepada para calon PMI tersebut. Ditegaskan kembali oleh Benny, bahwa para PMI adalah pahlawan devisa, penyumbang devisa terbesar kedua setelah sektor migas, yang layak diberikan penghormatan.

"Kalian adalah pahlawan, tapi selama ini tidak pernah diberitakan seperti itu. Makanya saya tegaskan kembali bahwa kalian layak diberikan penghormatan. Bahkan Pak Presiden Jokowi memerintahkan langsung kepada saya untuk melindungi PMI dari ujung rambut sampai ujung kaki," jelas Benny.

Benny menunjukkan surat credential sebagai surat kepercayaan negara kepada masing-masing PMI yang nantinya berangkat ke Korea Selatan. Surat ini sebagai bukti penghormatan negara kepada para majikan PMI, dan harapannya demikian pula sebaliknya.

"Di balik surat credential juga terdapat peta Indonesia, hasil diskusi saya dengan Menteri Pariwisata saat itu, Pak Wishnutama, agar sekaligus menjadikan para PMI sebagai duta pariwisata di negara penempatan masing-masing," lanjut Benny.

Benny juga menjelaskan bahwa banyak mimpi yang ingin diwujudkannya demi perbaikan pelayanan kepada PMI.

"Saya punya mimpi nantinya para PMI tidak perlu mengeluarkan biaya sama sekali untuk proses pendaftaran, biaya trasnportasi, biaya akomodasi, dan lain-lain. Kita hitung saja ada 277.000 PMI yang diberangkatkan selama setahun. Masing-masing dikalikan 30 juta jadi 8,3 triliun. Jumlah itu sangat kecil dibandingkan 159,6 triliun devisa yang disumbangkan PMI kepada negara. Anggap saja negara melakukan investasi kecil," ungkap Benny.

Selain itu, Benny juga mengharapkan ke depannya untuk PMI sektor perikanan ke Korea Selatan, akan ada pelatihan di laut selama beberapa bulan untuk menyesuaikan diri menghadapi pekerjaan di laut.

"Jangan takut bermimpi! Saya juga berharap untuk melihat wajah kalian lagi saat pelepasan keberangkatan ke Korea Selatan. Semoga kita sehat selalu dan jaga komunikasi agar jika ada masalah bisa cepat diatasi," ujar Benny. ** (Humas/MIT/TDW)