Saturday, 28 November 2020

Berita

Berita Utama

Sebanyak 300 CPMI Asal Jatim Ikuti Literasi Keuangan dan Tabungan Emas

-

00.11 16 November 2020 166

Sebanyak 300 CPMI Asal Jatim Ikuti Literasi Keuangan dan Tabungan Emas

Surabaya, BP2MI (16/11) --- BP2MI bekerja sama dengan PT Pegadaian (Persero) menyelenggarakan Literasi Keuangan dan Investasi Tabungan Emas secara virtual yang diikuti oleh 1.000 orang CPMI dari Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur pada Senin (9/11/2020). Dari 1.000 orang CPMI tersebut, 300 orang di antaranya merupakan CPMI asal Jawa Timur yang mengikuti kegiatan dari tiga lokasi yang berbeda, yaitu di kantor PT Gunawan Sukses Abadi Surabaya sebanyak 45 orang, PT Mulia Laksana Sejahtera Sidoarjo sebanyak 100 orang dan PT Prima Duta Sejati Pasuruan sebanyak 155 orang. 

Kegiatan literasi keuangan dan investasi tabungan emas merupakan  rangkaian kegiatan Migrant Day yang puncak acaranya akan dilaksanakan pada 18 Desember 2020. Rangkaian kegiatan ini dibuka oleh Kepala BP2MI, Benny Rhamdani.

“Kita masih menghadapi permasalahan yang serius. Jumlah PMI di 150 negara penempatan, mereka yang tercatat dan berangkat secara resmi jumlahnya 3,7 juta, tetapi sesungguhnya ada 9 juta berdasarkan data World Bank. Ini berarti ada lebih dari 5 juta PMI yang ditempatkan nonprosedural. Mereka  adalah korban mafia sindikat pengiriman PMI. Keberangkatan ilegal itu, terdiri dari tindakan ekploitasi, gaji tidak dibayar, PHK sepihak, perdagangan orang modern dan masih banyak lagi. BP2MI mengucapkan terima kasih kepada P3MI yang melakukan pelatihan dan melakukan proses penempatan sesuai prosedur," ungkap Benny.

Kepala BP2MI berpesan kepada CPMI untuk meningatkan kepada para sanak saudaranya, agar bekerja secara prosedural. PMI sebagai duta Indonesia, dimohon untuk membantu mempromosikan indahnya Indonesia.

Sementara itu, Direktur Jaringan, Operasi dan Penjualan PT Pegadaian (Persero), Damar Latri Setiawan, menyampaikan bahwa tujuan PMI bekerja ke luar negeri adalah pergi bekerja untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Harapannya, PMI pergi menjadi migran kemudian pulang menjadi juragan. 

Damar menyampaikan bahwa kegiatan literasi keuangan dan investasi tabungan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi CPMI. Alasan dipilihnya investasi emas adalah karena investasi emas ini merupakan investasi yang aman dan tidak terpengaruh inflasi. Dengan investasi emas, nilainya akan tetap sesuai kondisi yang ada saat itu. Selain itu, para pekerja migran diharapkan juga memiliki kemampuan untuk mengelola keuangannya dengan baik. 

Setelah sambutan dari Kepala BP2MI dan PT Pegadaian (Persero), dilanjutkan kisah inspiratif dari Sulistiyaningsih dari Pertakina Blitar dan Edukasi Pengelolaan Keuangan dan Investasi Emas Kepada Calon Pekerja Migran Indonesia yang disampaikan oleh Khoiriyah Dwi Putranti  dari PT Pegadaian (Persero). 

Pada kesempatan ini, PT. Pegadaian (Persero) memberikan fasilitas pembukaan tabungan emas bagi 300 CPMI Jatim yang mengikuti kegiatan literasi keuangan secara virtual. ** (Humas/UPT BP2MI Surabaya/UH).