Thursday, 6 May 2021

Berita

Berita Utama

UPT BP2MI Pontianak Harap Anak-anak Muda di Kabupaten Sambas Dapat Menangkap Peluang Kerja di Jepang dan Korea

-

00.03 4 March 2021 451

UPT BP2MI Pontianak Harap Anak-anak Muda di Kabupaten Sambas Dapat Menangkap Peluang Kerja di Jepang dan Korea

Pontianak, BP2MI (4/3/2021) - UPT BP2MI Pontianak melakukan roadshow sosialisasi peluang kerja ke luar negeri ke tiga lembaga pendidikan yang ada di Kabupaten Sambas, yaitu Politeknik Negeri Sambas, SMK Negeri 1 Selakau Timur, dan SMK Negeri 1 Pemangkat, Rabu (3/3/2021) hingga Kamis (4/3/2021). 

Dalam roadshow ini dijelaskan tentang peluang kerja dan program-program terkait penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI), seperti Program G to G Korea dan SSW Jepang. Sekitar 100 orang dari SMK Negeri 1 Selakau Timur dan SMK Negeri 1 Pemangkat hadir mengikuti sosialisasi ini secara tatap muka namun tetap mengikuti protokol kesehatan. Tim UPT BP2MI Pontianak disambut langsung oleh Direktur Politeknik Negeri Sambas, Mahyus. 

“Usaha yang kami lakukan ini guna meningkatkan kualitas penempatan PMI di Kabupaten Sambas. Selama ini Sambas dikenal sebagai kantung PMI untuk penempatan ke Sarawak Malaysia. Ke depan kami harap anak-anak muda Sambas dapat menangkap peluang kerja di Jepang dan Korea,” ujar Kepala UPT BP2MI Pontianak, Erwin Rachmat dalam keterangan tertulisnya.

Program peningkatan kualitas penempatan ini akan terus dilakukan oleh UPT BP2MI Pontianak sekaligus menjalin sinergitas dengan lembaga pendidikan terkait program G to G Korea dan SSW Jepang. Update informasi tentang dua skema ini akan dilakukan secara cepat sehingga lembaga pendidikan dapat menyiapkan kompetensi para siswanya.

Selain melakukan kunjungan ke  3 lembaga pendidikan, UPT BP2MI Pontianak juga melakukan pertemuan dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sambas terkait program peningkatan kualitas penempatan PMI.

Dalam pertemuan ini dibahas beberapa hal, di antaranya UPT BP2MI Pontianak berharap Pemda Kabupaten Sambas dapat merubah pola pikir pekerja ke luar negeri khususnya di kalangan anak muda. Bekerja ke luar negeri bukan hanya ke Malaysia namun juga ke Jepang dan Korea. Untuk mempersiapkan ini, Pemda Sambas didorong untuk melakukan kesiapan kompetensi CPMI seperti kemampuan Bahasa Korea atau Jepang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sambas, Zainal Abidin mengatakan pihaknya mendukung program pelatihan khususnya kemampuan bahasa asing dan kemampuan skill untuk CPMI. Hal ini sesuai dengan program Pemda Sambas terkait Balai Latihan Kerja.

“Dalam usaha meningkatkan kualitas penempatan PMI, Kami tidak bisa kerja sendiri. Dukungan dari lembaga pendidikan dan Pemda sangat diperlukan dan di Sambas,mereka sangat mendukung program ini. Ke depan kita akan jalin sinergitas untuk terus melakukan upaya-upaya terkait peningkatan kualitas penempatan khususnya di Kabupaten Sambas,” tutup Erwin. ** (Humas/UPT BP2MI Pontianak/Angga)