Tuesday, 16 April 2024

Berita

Berita Utama

Koordinasi Pemko Padang dan BP2MI untuk Peningkatan Kompetensi Bahasa Bagi Calon Pekerja Migran

-

00.02 5 February 2024 228

Koordinasi Pemko Padang dan BP2MI untuk Peningkatan Kompetensi Bahasa Bagi Calon Pekerja Migran

Padang, BP2MI (05/02) - Rapat Koordinasi Sinergitas Rencana Kerja Sama Pelatihan Bahasa Jerman Bagi Tenaga Kesehatan yang diadakan oleh Pemerintah Kota Padang berlangsung di Gedung Balai Kota Pemerintah Kota Padang, pada Senin (05/02/2024).

Pada Rapat Koordinasi tersebut, Wakil Walikota Padang menginginkan adanya penempatan tenaga kesehatan ke Jerman untuk warga Kota Padang. Sebagai langkah persiapan diperlukan adanya pelatihan bahasa sebelum bekerja, maka dari itu Pemerintah Kota Padang meminta kerjasama instansi vertikal agar dapat mendukung dan membantu Program Pelatihan Bahasa Jerman tersebut.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Walikota Padang, H. Ekos Albar; Sekretaris Daerah Kota Padang, Andree Harmadi Algamar; Direktur Penempatan Non Pemerintah Kawasan Asia dan Afrika BP2MI, Mucharom Ashadi; Asisten III Kota Padang; Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Industri Kota Padang; Kepala BP3MI Sumatera Barat, Bayu Aryadhi; Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kota Padang; Kabag Kerjasama Setda Kota Padang dan Kepala UPT Lab Bahasa Universitas Andalas serta stakeholders yang terlibat dalam pelaksanaan Pelatihan Bahasa Jerman.

Secara teknis, Direktur PNP Kawasan Asia Afrika. Mucharom Ashadi, menjelaskan lima skema penempatan Pekerja Migran Indonesia ke luar negeri. Selain itu, dijelaskan pula pelaksana penempatan PMI sesuai dengan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2017 pasal 49 adalah BP2MI, Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) dan Perusahaan yang menempatkan PMI untuk kepentingan sendiri.

Terkait dengan rencana Pemerintah Kota Padang yang ingin menempatkan warganya bekerja ke Jerman sebagai tenaga kesehatan, Mucharom menyambut baik hal tersebut. Ia menawarkan program yang sama, yakni Program Government to Government (G to G) Jerman agar diikuti para Nakes dari Sumatera Barat sebagai Calon Pekerja Migran Indonesiaz

“Program G to G Jerman yang dilakukan BP2MI bekerjasama dengan Bundesagentur Arbeit (BA) sudah berjalan sebanyak 4 angkatan. Maka dari itu, ada baiknya sebanyak 26 Nakes yang sudah mendaftarkan diri berminat sebagai tenaga perawat ke Jerman di Pemko Padang, mendaftarkan diri untuk ikut Program G to G Jerman yang rencananya akan dibuka pendaftarannya Februari 2024 mendatang,” ujar Mucharom.

Nantinya, lanjut Mucharom, salah satu tahapan yang harus diikuti para Nakes sebelum berangkat ke Jerman yaitu pelatihan Bahasa Jerman yang akan meningkatkan kompetensi bahasa para peserta.

Setelah mendengar penjelasan teknis tersebut, Wakil Walikota segera memerintahkan jajarannya agar penempatan ini dilakukan oleh BP2MI melalui program G to G Jerman. “Kedepannya diharapkan kerjasama antara stakeholders semakin kuat sehingga penempatan Pekerja Migran Indonesia untuk tenaga profesional asal Sumatera Barat semakin meningkat,” tutupnya. **(Humas/BP3MI Sumbar)