Monday, 15 April 2024

Berita

Berita Utama

Prelim di Surabaya, Kepala BP2MI: Terima Kasih PMI Telah Memilih Jalur Resmi

-

00.01 28 January 2023 3382

Prelim di Surabaya, Kepala BP2MI: Terima Kasih PMI Telah Memilih Jalur Resmi

Surabaya, BP2MI (28/3) Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) kembali melaksanakan Preliminary Education (Prelim), atau Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP) bagi para Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) Program Government to Government (G to G) ke Korea Selatan. 

Pelaksanaan Prelim yang digelar di BBPMP Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (28/1/2023) ini diikuti sebanyak 414 CPMI yang terdiri dari PMI sektor manufaktur dan perikanan. 

Kepala BP2MI Benny Rhamdhani mengucapkan terimakasih kepada para CPMI karena telah memiliki jalur yang resmi untuk menjadi PMI.

"Kalian akan menjadi rujukan. Negara ingin memberikan penghormatan. Begitu berartinya PMI dimata negara. Tidak ada lagi ada yang memperlakukan dan memandang remeh kepada PMI," ujarnya 

Benny mengatakan, Provinsi Jawa Timur merupakan provinsi pertama yang telah mengalokasikan anggaran untuk PMI.

"Ini harus disyukuri. Kalian telah memiliki kompetensi sebagai duta bangsa yang siap dikirim ke luar negeri. Siapkan mental, bahwa Korea yang dibutuhkan PMI. Sehingga kalo berangkat jangan sembunyi-sembunyi. Ini adalah anak bangsa. Kalian bangga memiliki Presiden Jokowi," kata Benny dengan nada menggugah.

Menjadi PMI sambung Benny, adalah pekerjaan yang sangat positif dan telah menjadi rool model untuk anak muda saat ini. Pemerintah telah memilih negara yang bagus untuk pelindungan PMI. Seperti sekarang idola PMI negara Korea, Jepang, dan Jerman. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono mengatakan, para CPMI yang mengikuti prelim akan masuk dunia lain sebagai PMI dan memiliki peran sebagai Very Very Important Person (VVIP). 

"Saya salut dengan reformasi BP2MI. Ini akan menjadi lebih kuat lagi kolaborasi antara Provinsi Jawa Timur dan BP2MI. Ibu Gubernur sangat fokus terhadap PMI. Dari mulai rekrutmen sampai berangkat. Tidak sedikit yang kami urusi, ini memiliki gambaran yang sangat luas," jelasnya.

Adhy mengatakan, mengurus PMI tidak boleh main-main, karena pahlawan devisi harus dilindungi dan memiliki perlindungan paripurna. 

"Kami sangat mendukung upaya dan program BP2MI. Lakukan bekerja dengan baik. Buat majikan kalian senang. Tolong dijaga kredibilitas Jawa Timur. Kita sambut masa sekarang dengan BP2MI Reborn, BP2MI menunjukan negara hadir. Kalian punya motivasi yang kuat jangan ada janji yang gagal," tutur Adhy. **(Humas/MH/MIF)