Thursday, 23 May 2024

Berita

Berita Utama

Sampaikan Bekerja Aman di Sektor Hospitality Luar Negeri, BP3MI DIY Gelar Sosialisasi di STIPRAM Yogyakarta

-

00.05 10 May 2023 665

Sampaikan Bekerja Aman di Sektor Hospitality Luar Negeri, BP3MI DIY Gelar Sosialisasi di STIPRAM Yogyakarta

Yogyakarta, BP2MI (10/5) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (BP3MI DIY) gelar sosialisasi peluang kerja luar negeri di Pendopo Sekolah Tinggi Ilmu Pariwisata Ambarrukmo (STIPRAM) Yogyakarta, Selasa (9/5/2023). Diikuti oleh mahasiswa STIPRAM, sosialisasi ini bertujuan memberikan gambaran informasi peluang kerja di luar negeri pada sektor hospitality.

STIPRAM Yogyakarta merupakan lembaga pendidikan yang telah berdiri sejak tahun 2001 yang beberapa orang alumninya telah berkarir di luar negeri, baik di kapal pesiar maupun di hotel.

Pengantar Kerja Ahli Madya BP3MI DIY, Ari Roesmaryani, memaparkan bahwa STIPRAM memiliki Program Studi D3 Perhotelan serta S1, S2, dan S3 Pariwisata. Lembaga ini menjadi penyedia potensial untuk suplai Pekerja Migran Indonesia (PMI), karena pada setiap angkatannya jumlah kelulusan sebanyak 1000 mahasiswa.

“Sudah menjadi kewajiban BP3MI DIY untuk mengedukasi proses penempatan yang sesuai prosedur. Kelak info ini menjadi bekal bagi pencari kerja agar tidak mudah terjerumus terhadap iming-iming lowongan kerja berbahaya di luar negeri,” ujarnya.

Ari yang hadir juga sebagai narasumber, menjelaskan latar belakang peluang kerja sektor pelayanan dan jasa ini telah terbuka lebar, khususnya pada skema Private to Private (P to P) yakni penempatan melalui Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia atau P3MI.

“Beberapa contoh kebutuhan tenaga hospitality yang terbuka di luar negeri, antara lain Italia, Maladewa, Turki, Kuwait, Uni Emirat Arab, Yordania, Qatar, Brunai Darussalam, hingga Saudi Arabia,” ungkapnya.

Namun, Ari juga turut menyampaikan perlunya kewaspadaan para pencari kerja terhadap maraknya informasi peluang kerja di media sosial yang menjanjikan bekerja cepat, mudah, dan bergaji besar. Jika tidak jeli, lanjutnya, para pencari kerja dapat terjerumus sebagai korban perdagangan orang.

“Saat ini terdapat kasus viral, yaitu kasus sindikat perdagangan orang ke Myanmar. Para calo dan sindikat menawarkan orang bekerja ke luar negeri di perusahaan investasi, namun ternyata dipekerjakan untuk menipu, atau sebagai scammer. Bahkan ada perlakukan tindak kekerasan ketika tidak menuruti perintah dari pemberi kerjanya,” tegasnya.

Pengantar Kerja Ahli Muda BP3MI DIY, Yovita Erika, turut menjelaskan secara detail cara mengakses informasi peluang kerja sektor hospitality skema P to P di http://siskotkln.bp2mi.go.id/cek_lowongan.

“Informasi yang tersedia di web tersebut merupakan lowongan kerja resmi yang telah memiliki izin rekrut, dan disalurkan oleh P3MI. Pengguna web tersebut bahkan dapat mengakses daftar P3MI yang memiliki izin, sehingga pencari kerja dapat langsung berkomunikasi untuk mendaftarkan diri pada jenis jabatan yang diminati pada P3MI yang resmi tersebut,” pungkasnya. ** (Humas/BP3MI D.I. Yogyakarta/uLf)