Thursday, 9 December 2021

Berita

Berita Utama

Sosialisasi Peluang Kerja ke Luar Negeri dan Migrasi Aman, Kepala UPT BP2MI Wilayah Banten Tekankan Edukasi Jadi PMI Prosedural

-

00.11 23 November 2021 209

Sosialisasi Peluang Kerja ke Luar Negeri dan Migrasi Aman, Kepala UPT BP2MI Wilayah Banten Tekankan Edukasi Jadi PMI Prosedural

Serang, BP2MI (23/11) - Unit Pelaksana Teknis Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (UPT BP2MI) Wilayah Banten menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Peluang Kerja Luar Negeri dan Migrasi Aman, di Pulau Tunda, Kelurahan Wargasara, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Sabtu (20/11).

Kegiatan yang dihadiri oleh 30 Pekerja Migran Indonesia (PMI) Purna kawasan Timur Tengah dan beberapa tokoh masyarakat ini, bertujuan untuk memberikan informasi mengenai peluang kerja ke luar negeri serta edukasi tentang pentingnya menjadi PMI prosedural.

Kepala UPT BP2MI Wilayah Banten, Joko Purwanto, sebagai narasumber mengawali sosialisasi dengan pemaparan peran, fungsi, dan tugas pokok UPT BP2MI Wilayah Banten, terkait dengan Penempatan dan Pelindungan PMI di Provinsi Banten. Dalam materi tersebut, Joko memberi contoh bentuk pelindungan kepada PMI, salah satunya adalah fasilitasi kepulangan PMI dari Bandara Soekarno Hatta ke daerah asal.

“Pada saat ini ada 5 macam skema penempatan PMI yang berlaku, antara lain Government to Government (G to G), Government to Private (G to P), Private to Private (P to P), Untuk Kepentingan Perusahaan Sendiri (UKPS), dan skema Mandiri,” ujar Joko.

Perwakilan Perangkat Desa Wargasara, Rais menyampaikan, di daerahnya banyak sekali calo PMI yang datang kesana. Hingga saat ini daerahnya masih belum mendapatkan sosialisasi dari pihak pemerintah terkait proses penempatan PMI secara prosedural. Penyebabnya adalah kendala jarak yang sangat jauh dan daerah Kelurahan Wargasara yang terpencil berlokasi di seberang pulau. 

“Baru kali ini desa kami kedatangan tamu dari pihak pemerintah. Saya selaku perangkat Desa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kunjungan Kepala UPT BP2MI Wilayah Banten ke desa kami. Kami sangat menyambut baik kedatangan UPT BP2MI Wilayah Banten untuk memberikan sosialisasi mengenai prosedur dan teknis penempatan PMI ke luar negeri secara aman, prosedural, resmi dan sesuai aturan pemerintah. Kami berharap dengan ada kegiatan sosialisasi ini, warga dapat mengetahui apa saja peluang kerja yang tersedia saat ini,” ungkap Rais. 

Joko mengimbau, untuk meninggalkan pola pikir lama yang menganggap bahwa PMI adalah pekerjaan rendah. “PMI adalah pekerjaan terhormat. Bicara tentang remitansi, PMI menyumbangkan devisa terbesar kedua, setelah sektor migas. Oleh karena itu, kita perlu memberikan pelayanan yang terbaik bagi mereka,” ujarnya.

Lanjut dalam paparannya, Joko mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati saat mencari informasi peluang kerja ke luar negeri agar terhindar dari sindikat penempatan ilegal PMI. 

“Jangan sampai terbujuk rayuan manis para calo. Untuk masyarakat yang berminat untuk bekerja ke luar negeri dapat mengunjungi UPT BP2MI Wilayah Banten atau kunjungi media sosial kita yaitu Instagram dan Facebook UPT BP2MI Wilayah Banten,” tutupnya. *(Humas/UPT BP2MI Wilayah Banten/NAA)