Saturday, 28 November 2020

Berita

Berita Utama

Tinjau Seleksi CPNS, Kepala BP2MI Tekankan Pentingnya Ideologi Pancasila

-

00.09 29 September 2020 275

Tinjau Seleksi CPNS, Kepala BP2MI Tekankan Pentingnya Ideologi Pancasila

Depok, BP2MI (29/9) - Kepala BP2MI Benny Rhamdani meninjau pelaksanaan hari ketiga Tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Mandiri Seleksi CPNS BP2MI Tahun Formasi 2019 yang berlokasi di Wisma Hijau, Depok, Selasa (28/9/2020). Kepala BP2MI melihat langsung proses seleksi dengan metode wawancara oleh para pejabat Eselon 1 dan 2 di lingkungan BP2MI.

Benny mengungkapkan pentingnya para CPNS diberi pemahaman  mengenai ideologi Pancasila yang dipegang teguh oleh Bangsa Indonesia.

"Dalam proses wawancara terlihat bagaimana para CPNS menanggapi setiap pertanyaan. Kami juga menegaskan bahwa ideologi Bangsa Indonesia adalah ideologi Pancasila, bukan yang lain. Setiap CPNS kami minta menyampaikan pandangannya mengenai hal tersebut," ungkapnya.

Pentingnya ideologi Pancasila, dilanjutkan oleh Benny, sudah dipahami oleh jajaran BP2MI dan tertuang dalam Deklarasi Pernyataan Kesetiaan terhadap Ideologi Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang telah ditandatangani oleh seluruh ASN BP2MI dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri Sipil (PPNPN) pada Agustus lalu.

"Sebagai rangkaian Hari Ulang Tahun RI ke-75 yang lalu, kami melakukan internalisasi nilai-nilai Pancasila bagi seluruh pegawai di lingkungan BP2MI, baik di pusat maupun Unit Pelaksana Teknis daerah. Ini sesuai dengan Amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2004 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjelaskan bahwa ASN harus memiliki nilai-nilai dasar, di antaranya kewajiban untuk memegang teguh ideologi Pancasila, setia, dan mempertahankan UUD 1945 serta pemerintahan yang sah," tambah Benny.

Dalam rangkaian seleksi CPNS ini, Benny juga menjelaskan pentingnya protokol kesehatan yang telah diterapkan sepanjang seleksi berlangsung dalam masa pandemi Covid-19, mulai dari menggunakan masker dan face shield, menjaga jarak, mengukur suhu tubuh, hingga menyediakan perawat berpakaian APD

Plt. Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian, Heni Hamidah menyatakan, bahwa metode wawancara mengambil bagian yang penting dalam rangkaian seleksi CPNS.

"Peserta diminta untuk menyampaikan gagasannya mengenai wawasan kebangsaan, ideologi Pancasila hingga paham radikalisme. Tujuannya mencegah oknum radikal bekerja sebagai ASN, sekaligus untuk menanamkan nilai-nilai pancasila kepada para ASN," ujar Heni.* (Humas BP2MI)