Saturday, 28 November 2020

Berita

Berita Utama

UPT BP2MI Makassar Fasilitasi Pemulangan ABK Deportasi ke Ternate

-

00.11 19 November 2020 92

UPT BP2MI Makassar Fasilitasi Pemulangan ABK Deportasi ke Ternate

Makassar, BP2MI (19/11) - UPT BP2MI Makassar memfasilitasi pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Awak Buah Kapal (ABK) atas nama Fausi Bin Ahmad (37) ke daerah asal Desa Tobo-Tobo, Laloda Utara Ternate, Maluku Utara, pada Kamis (19/11/2020). Sebelumnya, Fausi Bin Ahmad terbang dari Philipina difasilitasi oleh KBRI Philipina pada tanggal 14 November 2020 dan tiba di Jakarta. Selanjutnya ia difasilitasi oleh UPT BP2MI Serang menuju Ternate dengan transit di Makassar.

Setibanya di Makassar pada Selasa (16/11/2020) pukul 15.50 WITA, Fausi disambut oleh Petugas Seksi Perlindungan UPT BP2MI Makassar, Ummul Mardiyah.  Selanjutnya PMI tersebut difasilitasi oleh UPT BP2MI Makassar dan diinapkan di salah satu hotel di Makassar selama 2 hari sebelum melanjutkan penerbangan ke daerah asal Ternate pada hari ini, Kamis (19/11/2020).

"Fausi sebelumnya telah bekerja selama dua tahun sebagai ABK di kapal penangkap ikan berbendera Malaysia, "ungkap Pengantar Kerja UPT BP2MI Makassar, Nila Rahmawati. Setelah satu tahun bekerja nasib, nahas menimpa Fausi, dia bersama 4 rekannya ditangkap di perairan perbatasan Filipina dan Malaysia karena dianggap ilegal memasuki wilayah laut Filipina. Mereka kemudian dipenjara selama satu tahun dua bulan di Filipina. Selanjutnya Fausi dan beberapa temannya dibebaskan dan bisa kembali ke Indonesia. Namun, ada beberapa rekan ABK lainnya yang dibebaskan oleh kelompok Abu Sayyaf dan disandera, dalam penyanderaan tersebut terlibat  baku tembak dengan tentara Philipina dan akhirnya ABK tersebut ada yang meninggal.

"Saya merasa bersyukur masih bisa kembali ke kampung halaman dalam keadaan sehat. Saya ucapkan terima kasih kepada pihak KBRI dan BP2MI yang telah memfasilitasi kepulangan saya ke Indonesia," tutur Fausi. (Humas/UPT BP2MI Makassar/Nila)