Wednesday, 27 October 2021

Berita

Berita Utama

UPT BP2MI Palu Fasilitasi Pemulangan Pekerja Migran Nonprosedural dari Saudi Arabia

-

00.10 2 October 2021 374

UPT BP2MI Palu Fasilitasi Pemulangan Pekerja Migran Nonprosedural dari Saudi Arabia

Palu, BP2MI (2/10) – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Palu memfasilitasi pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Terkendala atas nama Satria kembali ke kediaman keluarganya di Jalan Padanjakaya, Kota Palu, Sabtu (2/10/2021).

Proses pemulangan Satria ke Tanah Air berjalan alot sejak pengaduan yang disampaikan oleh pihak keluarga terhadap kasus yang dialami oleh Satria di negara penempatan Saudi Arabia pada Februari silam.

Diketahui Satria direkrut secara ilegal oleh para calo yang memanfaatkan keadaan ekonomi Satria dengan menjanjikan upah kerja yang sangat tinggi untuk penata laksana rumah tangga (PLRT). Satria tidak mengetahui adanya moratorium untuk negara Timur Tengah, tidak memiliki dokumen lengkap yang dipersyaratkan untuk bekerja ke luar negeri, serta tidak mendapatkan pelatihan.

Kasus Satria tersebut kemudian mendapatkan perhatian dari bebarapa instansi terkait yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah, organisasi nonpemerintah, bahkan Kementerian Tenaga Kerja dan Kementerian Luar Negeri.

Pemulangan Satria ke Indonesia dikawal langsung oleh mantan Atase Tenaga Kerja di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Ryadh, Dr. H. Sa’dullah M.Ag. dan staff Kemenaker RI, Ryan Surya Nadapdap.

Satria tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, 23 September 2021, kemudian dikarantina di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta selama delapan hari sebelum diterbangkan ke Palu, Sulawesi Tengah pada  2 Oktober 2021 dengan menggunakan maskapai Citilink.

Satria tiba di Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu pada pukul 07.00 WITA, kemudian dilakukan pendataan oleh petugas pelindungan UPT BP2MI Palu.

“BP2MI siap membantu dan mendampingi terkait kasus yang sudah dilaporkan pihak keluarga kepada Polda Sulteng,” ujar Kepala UPT BP2MI Palu, Mahda Syaikhoni.

Turut hadir dalam penjemputan Satria yaitu Kepala UPT BP2MI Palu, Kepala Bidang P5TK Disnakertrans Provinsi Sulawesi Tengah, Pihak Polda Sulawesi Tengah, dan organisasi nonpemerintah. * (Humas/UPT BP2MI Palu)