Thursday, 22 October 2020

Berita

Berita Utama

BP2MI Bersama Warung Pintar dan Jamrindo Banyuwangi Sosialisasikan Pengembangan UMKM untuk PMI Purna dan Keluarga PMI

-

00.02 16 February 2020 723

-

Banyuwangi, BP2MI (16/02/2020) – Penguatan ekonomi masyarakat melalui program Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terus digalakkan oleh pemerintah termasuk kepada usaha milik para pekerja migran purna. Pada Kamis (13/02) di aula kantor desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, BP2MI bekerjasama dengan Warung Pintar dan Jamkrindo mengadakan kegiatan dengan tema “Sosialisasi Pengembangan UMKM untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) Purna dan Keluarga PMI Kerjasama BP2MI dengan Warung Pintar dan Jamkrindo”.

Kegiatan ini merupakan langkah awal penjajakan kerjasama yang di lakukan Direktorat Pemberdayaan Kedeputian Bidang Perlindungan BP2MI dengan warung pintar dan Jamkrindo dalam mewujudkan kesejahteraan PMI dan Keluarganya.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 37 peserta yang merupakan mantan PMI yang berasal dari beberapa kecamatan di Banyuwangi yang juga adalah pelaku usaha di bidang perdagangan seperti warung pracangan atau toko, beberapa dari mereka juga memiliki usaha lain seperti pencucian mobil, laundry dan lain-lain. 

"Mereka sangat antusias mengikuti sosialisasi,"u Kepala Subdirektorat Kerjasama Antar Lembaga, Direktorat Pemberdayaan BP2MI, Abri Danar Prabawa.

Abri mengatakan bahwa kesejahteraan PMI yang selama ini selalu disebut pahlawan devisa dengan capaian kontribusi remitansi bagi negara yang cukup tinggi, sangat perlu diperhatikan. 

"Peran pemerintah dalam hal ini BP2MI, membantu memfasilitasi para PMI purna kepada Warung Pintar sebagai salah satu perusahaan teknologi yang mentransformasi warung di Indonesia dan Jamkrindo sebagai penyedia jasa kredit usaha kecil menengah," ujarnya.

Abri juga mengatakan keberadaan warung pintar sendiri di Jawa Timur belum merata, saat ini baru memiliki cabang di Surabaya dan Banyuwangi. Sementara itu kolaborasi antara Warung pintar dan Kabupaten Banyuwangi telah diadakan sejak April 2019 lalu. Oleh karena itu PMI purna di Banyuwangi adalah kelompok pertama di Jawa Timur yang beruntung berkesempatan mendapatkan program kegiatan ini.

Selanjutnya Abri mendorong pada pihak warung pintar dan Jamkrindo untuk segera melakukan langkah kongkrit melalui kemudahan-kemudahan fasilitas bagi peserta sehingga cita-cita terbentuknya juragan sukses dari kalangan PMI Purna dalam segera terwujud melalui program ini. Warung Pintar dan Jamkrindo sepakat melakukan pendampingan kepada PMI dan keluarga untuk menjadikan mereka juragan.

Salah satu pelaku usaha warung pintar menjelaskan tentang program yang memungkinkan Juragan (sebutan untuk mitra) terus bertumbuh sesuai dengan jenis usahanya. Tim dari warung pintar menjelaskan bagaimana cara mendaftar serta kriteria syarat untuk menjadi Juragan. Warung Pintar juga menawarkan beberapa kelebihan mulai dari kemudahan pesan barang, monitor kemajuan usaha, pendampingan dengan berbagai teknologi pendukung usaha, kegiatan komunitas dan edukasi, hingga kesempatan untuk renovasi warung.  

Selain itu, ada Program Point Pintar dimana Point Pintar adalah program Loyalty untuk mitra  dari Warung Pintar. Mitra akan mendapatkan poin setiap melakukan PO yang dapat ditukarkan ke berbagai macam rewards/hadiah. 

Lalu, bagaimana dengan calon mitra yang ingin bergabung namun terkendala modal? Kemudian bagaimana cara dan dimana agar mendapatkan informasi kredit usaha dengan suku bunga rendah dan syarat yang mudah?

Jamkrindo juga hadir untuk mengenalkan program UMKM Layak. UMKM Layak merupakan sebuah platform yang mempertemukan antara UMKM dengan lembaga keuangan sebagai pemberi pinjaman secara digital. Jamkrindo menjelaskan manfaat dari Program UMKM Layak ini antara lain asesmen kondisi usaha & fasilitasi akses pembiayaan serta pelatihan dan pendampingan UMKM. Untuk mendapatkan layanan UMKM layak, para pemilik usaha dapat mengakses www.umkmlayak.co.id dan mengikuti tahapan yang ada dalam form tersebut sesuai dengan jenis usaha dan kebutuhan layanan para pemilik usaha. 

Acara dipandu oleh Koordinator P4TKI Banyuwangi, Muhammad Iqbal. *** (Humas/P4TKI-BWI/EW)