Wednesday, 3 June 2020

Berita

Berita Utama

BP3TKI Palembang dan SMK YP Gajah Mada Palembang Kerja Sama Selenggarakan Sosialisasi dan Penyuluhan Jabatan

-

00.03 6 March 2020 611

-

PALEMBANG, BP2MI (6/3) – BP3TKI Palembang menyelenggarakan Sosialisasi dan Penyuluhan Jabatan yang bekerjasama dengan BKK SMK YP Gajah Palembang, Rabu (4/3). Kegiatan ini bertujuan memberikan informasi peluang kerja bagi para calon lulusan SMK YP Gajah Mada Palembang agar mereka dapat segera terserap dalam dunia kerja. Deputi Bidang Kerjasama Luar Negeri dan Promosi, Elia Rosalina Sunityo, turut hadir memberi sambutan dan arahan kepada 406 peserta yang hadir dalam kegiatan ini.

“Saya baca berita bahwa ternyata lulusan SMK kita banyak yang menjadi pengangguran, bahkan menyumbang angka terbesar pengangguran. Oleh karena itu, harapan saya, siswa-siswi dari SMK YP Gajah Mada Palembang begitu lulus nanti dapat memanfaatkan peluang-peluang kerja ke luar negeri yang ada sehingga dapat terserap dalam dunia kerja dan tidak ikut menambah jumlah angka pengangguran tersebut,” tutur Elia.

Menurut Elia, ada banyak peluang kerja luar negeri yang mengharapkan pekerja dari Indonesia. Untuk lulusan SMK sendiri, saat ini ada program Special Placement Program to Taiwan (SP2T), program Specified Skilled Worker (SSW) ke Jepang, serta program G to G Korea sektor Manufaktur dan Perikanan. Dengan nominal gaji yang besar, maka penting bagi para peminat peluang kerja luar negeri untuk mempersiapkan diri dengan keahlian-keahlian, terutama yang bersertifikat yang diakui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BP3TKI Palembang, Direktur LPK Bahana Inspirasi Muda Bandung sebagai Narasumber. Para peserta yang merupakan siswa-siswi kelas XII SMK YP Gajah Mada Palembang sangat antusias dalam menggali informasi dari para narasumber mengenai peluang-peluang penempatan ke luar negeri yang cocok untuk lulusan SMK. Mereka yang akan segera lulus pada pertengahan tahun 2020 ini juga berharap ada program pelatihan bahasa bagi mereka, sebab peluang-peluang kerja yang dipaparkan para narasumber banyak mempersyaratkan keahlian bahasa Negara penempatan. ** (Humas/BP3TKI Palembang)