Friday, 12 August 2022

Berita

Berita Utama

Menteri BUMN dan Kepala BP2MI Lepas Pemberangkatan 285 PMI G to G Korsel

-

00.06 6 June 2022 302

Menteri BUMN dan Kepala BP2MI Lepas Pemberangkatan 285 PMI G to G Korsel

Depok, BP2MI (6/6) -  Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melepas pemberangkatan 285 Pekerja Migran Indonesia (PMI) Program Government to Government (G to G) ke Korea Selatan.

Pada pelepasan yang digelar Senin (6/6/2022), di Kinasih Resort, Depok, Kepala BP2MI, Benny Rhamdani mengatakan kini ia tengah memimpin transformasi tata kelola penempatan dan pelindungan PMI.

"Transformasi tata kelola penempatan dan pelindungan sudah bergerak ke arah yang lebih baik, memberikan perlakuan hormat PMI sebagai pahlawan devisa, ini dapat dilakukan atas bantuan Kementerian BUMN, karena BP2MI tidak memiliki anggaran," ujar Benny.

Adapun transformasi tata kelola tersebut, diwujudkan dengan memberikan perlakuan hormat, dalam bentuk fasilitas yang diberikan kepada para PMI.

"Bayangkan ada pinjaman dengan bunga yang sangat rendah, yang PMI tidak perlu lagi menjual harta keluarga jika ingin bekerja ke luar negeri. Dan bahkan tidak perlu lagi meminjam ke rentenir. Karena negara hadir," imbuhnya.

Tak hanya itu, para PMI kini juga diberikan fasilitas lounge dan fast track di bandara. Hal ini menempatkan mereka sejajar dengan pejabat tinggi negara, dengan perlakuan istimewa sebagai VVIP (Very Very Important Person). Tak lupa, juga akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Tanpa Agunan (KTA) yang difasilitasi Bank Negara Indonesia (BNI), dengan bunga rendah yang membebaskan para PMI dari jerat hutang para rentenir.

Sementara itu, Menteri BUMN, Erick Thohir menyampaikan ia dan Kepala BP2MI kini tengah menjalankan amanah Presiden Joko Widodo, untuk melayani rakyat.

"Pak Benny dan saya hari ini sedang mendapatkan amanah untuk memastikan melayani rakyat yang membutuhkan. Dan ini pun dilakukan sesuai arahan bapak Presiden," tutur Erick.

Ia melanjutkan, apa yang ia telah lakukan dengan Kepala BP2MI, sejatinya tengah menjaga amanah dan penugasan yang diberikan oleh Presiden, yakni harus melayani rakyat sebaik-baiknya.

Di forum yang sama, ia juga berpesan agar para PMI dapat memanfaatkan fasilitas yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya.

"Tolong fasilitas yang ada, jangan tidak dipergunakan, apakah pelayanan yang diberikan di airport oleh Angkasa Pura, pelayanan yang diberikan oleh BNI, karena ingat kalian harus mempunyai masa depan, apakah sebagai profesional, atau kemudian hari pulang untuk usaha sendiri," pungkasnya.

Oleh karena itu, tak heran apabila ribuan PMI turut serta mendukung transformasi yang tengah dilakukan oleh BP2MI, dengan dipimpin Kepala BP2MI, Benny Rhamdani. Ini terlihat dari lagu "Terima Kasih Jokowi dan BP2MI", yang menggema setiap Preliminary Education dan Pelepasan para PMI G to G Korea Selatan.

Sementara itu di Kinasih Resort, Depok, juga digelar Preliminary Education bagi 381 CPMI Program G to G Korea Selatan. Dalam forum yang sama, turut hadir secara virtual 118 CPMI Program G to G Korea Selatan yang tengah mengikuti Preliminary Education di Surabaya.

Turut hadir dalam acara ini, Direktur Utama Angkasa Pura II, Direktur Utama Garuda Indonesia, Executive General Manager Angkasa Pura II, Direktur Hubungan Kelembagaan BNI, Senior Vice President Divisi Kelembagaan I BNI, serta Ketua Asosiasi Perusahaan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (ASPATAKI) **(Humas/MSA/BJG/cie/RMA/YH/Ulv)