Friday, 12 August 2022

Berita

Berita Utama

Pos Pelayanan BP2MI Madiun dan Universitas Terbuka Paparkan Peluang Bekerja Sambil Kuliah di Luar Negeri

-

00.04 15 April 2022 685

Pos Pelayanan BP2MI Madiun dan Universitas Terbuka Paparkan Peluang Bekerja Sambil Kuliah di Luar Negeri

Madiun, BP2MI (15/4) - Pos Pelayanan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Madiun bekerja sama dengan Universitas Terbuka (UT) menggelar Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP). Kegiatan ini dilaksanakan tiga hari secara berturut-turut pada Selasa (12/4/2022) di kantor Pos Pelayanan BP2MI Madiun dan diikuti oleh 18 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), dan pada Rabu (13/4/2022) di Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) Ponorogo diikuti oleh 40 CPMI, serta pada Kamis (14/4/2022) di kantor Pos Pelayanan BP2MI Madiun yang diikuti 32 CPMI.

Pada kegiatan ini, UT membuka materi dengan memperkenalkan profil UT dan mengajak para CPMI untuk brainstorming mengenai pentingnya pendidikan, terutama jenjang perkuliahan demi meningkatkan kualitas daya saing Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan tenaga kerja dari negara lain. 

Selain itu, UT juga menyampaikan peluang, kemudahan, serta terjangkaunya biaya untuk menyelesaikan perkuliahan hingga memperoleh gelar sarjana di UT yang bisa dilakukan para PMI sembari bekerja di luar negeri.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Pusat Pengelolaan Mahasiswa Luar Negeri (PPMLN) UT, Pardamean Daulay selaku pemateri OPP, menyampaikan bahwa dengan pendidikan yang baik akan membuka jalan bagi seseorang mendapatkan pekerjaan dan karir yang baik pula. 

“Mahasiswa dan mahasiswi Universitas Terbuka yang berada di luar negeri saat ini berjumlah 2.202 orang, dan 90 persen di antaranya merupakan PMI. Hal ini membuktikan akses pendidikan yang sangat terbuka bagi para PMI kita. Dengan jangkauan UT mencakup 42 negara, menandakan kemudahan pembelajaran jarak jauh yang bisa dilakukan antar negara di seluruh dunia,” jelas Pardamean.

Sementara itu, Koordinator Pos Pelayanan BP2MI Madiun, Bagus Marseto menyampaikan apresiasinya serta dukungan penuhnya terhadap kerjasama BP2MI dengan UT karena telah hadir mengisi materi OPP bagi para CPMI.

“Selaras dengan apa yang disampaikan oleh Kepala BP2MI, Bapak Benny Rhamdani, kerjasama ini menjadi penting dan strategis dalam hal peningkatan pendidikan bagi para PMI kita. Harapannya dengan semakin tinggi pendidikan, akan meningkatkan kesempatan mereka untuk bekerja di posisi yang lebih tinggi, baik di dalam negeri maupun di luar negeri," pungkas Marseto.

Marseto melanjutkan, ia juga berterima kasih atas kesediaan UT untuk mensosialisasikan peluang pendidikan kepada para CPMI. Baginya dan BP2MI selaku pemerintah, apapun yang membawa manfaat bagi para PMI, tentu akan dibukakan pintu seluas-luasnya.

Adapun diketahui, sebelumnya telah dilakukan penanda tanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BP2MI dan UT tentang peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia bagi PMI. **(Humas/Pos Pelayanan BP2MI Madiun)