Thursday, 7 July 2022

Berita

Berita Utama

Prelim G to G Korea di Semarang, Kepala BP2MI: Keterbukaan Informasi Itu Penting

-

00.05 25 May 2022 187

Prelim G to G Korea di Semarang, Kepala BP2MI: Keterbukaan Informasi Itu Penting

Semarang, BP2MI (25/5) - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani, melanjutkan rangkaian pengarahan Preliminary Education (Prelim) atau Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP) bagi 324 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) program Government to Government (G to G) di Semarang, Jawa Tengah.

Pada kesempatan ini, Benny menyampaikan pentingnya keterbukaan informasi dari BP2MI kepada CPMI. "Para era sekarang ini, penting untuk terbuka kepada masyarakat agar tidak ada kecurigaan terhadap pemerintah. Makanya, momen seperti Prelim seperti ini bahkan hingga rapat pimpinan disiarkan secara langsung di Facebook. Semua orang bisa melihat dialog dan arahan yang sedang berlangsung," jelas Benny.

Keterbukaan informasi, lanjut Benny, juga penting untuk menghindarkan para CPMI dari hasutan akun-akun media sosial palsu yang menyebarkan berita bohong. "Kami sudah telusuri akun-akun tersebut yang ternyata adalah dua musuh besar BP2MI. Sindikat penempatan ilegal PMI dan sindikat ijon rente. Namun, negara tidak akan kalah. Kami akan terus menabuh genderang perang untuk para oknum," pungkas Benny.

Hingga saat ini para sindikat penempatan nonprosedural PMI masih melancarkan aksinya. "Beberapa hari lalu saya terbang ke Riau untuk menemui para CPMI yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Tetap berhati-hari dan hindari bujuk rayu dan iming-iming gaji yang besar," pesan Benny.

Di akhir arahannya, Benny menyampaikan harapannya kepada para CPMI. "Saya harap ini bukan pertemuan terakhir kita. Semoga kita bertemu lagi ketika saya melepas Anda semua berangkat ke Korea Selatan," ujar Benny. * (Humas/CLN)