Sunday, 24 January 2021

Berita

Berita Utama

Sebanyak 149 PMI Purna Korea Asal Jawa Timur Lolos Ujian CBT Khusus

-

00.11 13 November 2020 422

Sebanyak 149 PMI Purn Korea Asal Jawa Timur Lolos Ujian CBT Khusus

Surabaya, BP2MI (13/11) - Sebanyak 149 dari 1.454 Pekerja Migran Indonesia (PMI) purna  Korea Selatan asal Jawa Timur lolos ujian tahap pertama EPS Topik sektor manufaktur dengan sistem poin yang diselenggarakan oleh BP2MI pada 6-15 Oktober 2020.

Ujian dilaksankan di dua lokasi yang berbeda, di UPT BP2MI Wilayah Semarang dan UPT BP2MI Wilayah Jakarta. Selanjutnya para pelamar kerja yang lolos ini melakukan pengambilan sertifikat kelulusan di kantor UPT BP2MI Surabaya pada Selasa (10/11/2020) dan Rabu (11/11/2020).

Kepala UPT BP2MI Wilayah Surabaya, Jawa Timur, Happy Mei Ardeni mengatakan,  semua pencari kerja yang berminat untuk bekerja ke Korea Selatan melalui program Government to Government (G to G) harus mengikuti model rekruitmen Sistem Poin yang dilakukan oleh Human Resources Development Service of Korea (HRD Korea). Pelamar akan dinilai bukan hanya terbatas pada kemampuan Bahasa Korea melalui ujian EPS Topik, tetapi juga pengalaman kerja dan kemampuan/keterampilan pada bidang Manufaktur.

Happy menambahkan hamper setiap tahun, Kementerian Perburuhan Republik Korea Selatan membuka peluang kerja bagi masyarakat Indonesia untuk bekerja di negara tersebut. 
Adapun sektor yang dibuka antara lain perikanan, jasa dan manufaktur. Para pencari kerja dapat mengakses informasi ini secara terbuka di laman website g2g.bnp2tki.go.id. Pendaftaran ini terbuka untuk umum sehingga setiap pencari kerja dapat melakukan pendaftaran sendiri kapan saja dan di mana saja.

“Pengambilan sertifikat kelulusan Ujian EPS TOPIK dengan sistem poin dan verifikasi dokumen pelamar kerja G to G Jepang yang telah dilaksanakan secara langsung di UPT BP2MI Surabaya, Jawa Timur, tetap memperhatikan protokol kesehatan. Para pelamar kerja wajib menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun sebelum memasuki area dan menjaga jarak antar pelamar lainnya untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Harapannya tahapan dalam skema G to G seperti ini bisa dilaksanakan di P4TKI mengingat domisili para kandidat lebih dengan kantor P4TKI,"  Harapnya.

*Pendaftar G to G ke Jepang*

Selain program G to G ke Korea, pemerintah juga membuka pendaftaran G to G ke Jepang untuk jabatan Nurse (Kangoshi) dan Careworker (Kaigokufushishi). Sebanyak 34 Pelamar kerja G to G Jepang dari Jawa Timur telah melakukan verifikasi dokumen selama 5 hari mulai 2-6 November 2020. Pelamar kerja G to G ke Jepang ini dikhususkan bagi lulusan D3 Keperawatan, D4 Keperawatan dan S1 Keperawatan. Para pelamar ini nantinya akan mengikuti serangkaian seleksi kerja ke Jepang yang diselenggarakan oleh BP2MI. 

Happy mengingatkan kepada pencari kerja untuk tidak tergiur oleh bujuk rayu calo yang mengiming-imingi bekerja ke Korea dan Jepang dengan gaji yang besar dan proses yang mudah. Calon PMI diharapkan dapat berproses secara prosedural saat akan bekerja ke luar negeri sehingga PMI nantinya akan terlindungi. ** (Humas/UPT BP2MI Surabaya)