Wednesday, 3 June 2020

Berita

Berita Utama

Tingkatkan Perekonomian Masyarakat dengan Pemberdayaan, Deputi Perlindungan BNP2TKI Kunjungi KKBM di Provinsi NTB

-

00.03 16 March 2020 506

Deputi Perlindungan BNP2TKI, Anjar Prihantoro didampingi Kepala BP3TKI Mataram, Abri Danar melakukan kunjungan ke Desa Jenggik Utara, Kabupaten Lombok

Mataram, BP2MI (16/03) -  Deputi Perlindungan BNP2TKI, Anjar Prihantoro didampingi Kepala BP3TKI Mataram, Abri Danar melakukan kunjungan ke Desa Jenggik Utara, Kabupaten Lombok Timur dan Desa Batujai, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (14/03). Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka monitoring Komunitas Keluarga Buruh Migran (KKBM) terkait pelayanan penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sejalan dengan amanat UU No.18 tahun 2017 tentang Pelindungan PMI sekaligus menggali potensi daerah untuk meningkatkan perekonomian dengan pemberdayaan masyarakat yang inklusif.

Disambut oleh Kepala Desa Jenggik Utara, Community Organizer (C.O) KKBM dan segenap masyarakat Jenggik Utara di Rumah Edukasi TKI, Deputi Perlindungan BNP2TKI menyampaikan rasa kekagumannya terhadap Desa Jenggik Utara yang telah mampu memberikan perlindungan kepada masyarakatnya terutama dalam pelayanan proses migrasi dan pemanfaatan rumah edukasi bagi keluarga dan anak-anak PMI.

“Peran aktif desa seperti di Jenggik Utara ini akan meningkatkan perlindungan bagi PMI, masyarakat yang keluar negeri bekerja sebagai PMI tercatat dan terdata dengan baik. Ditambah dengan aktifitas keluarga dan anak-anak PMI di Rumah Edukasi TKI, sangat bagus dan terkelola dengan baik,” sebut Anjar.

Kepala Desa Jenggik Utara, Nasri, menjelaskan bahwa Jenggik Utara sejak tahun 2010 telah menaruh perhatian terhadap masalah PMI, hal tersebut dibuktikan dengan adanya Peraturan Desa (Perdes) Nomor 3 tahun 2010 tentang Perekrutan Tenaga Kerja Indonesia. Saat ini telah tercapai target zero PMI Nonprosedural, Jenggik Utara juga mulai mengangkat serta memaksimalkan potensi desa untuk menyejahterakan masyarakatnya.

Selanjutnya, Deputi Perlindungan BNP2TKI dan Kepala BP3TKI Mataram juga melakukan kunjungan ke KKBM Batujai untuk meninjau perkembangan hasil pelatihan kerajinan tenun dan potensi lain yang sekiranya masih bisa dikembangkan. “Produk tenun yang dihasilkan di sini sangat baik, namun sepertinya masih butuh ruang gerak yang lebih luas untuk dipasarkan. Konsep display harus ditata ulang yang memungkinkan pembeli atau konsumen mudah untuk mengakses”, Abri menjelaskan di salah satu toko kelompok usaha PMI Purna.

Kerja sama BNP2TKI dengan mitra industri di beberapa daerah telah sukses menciptakan lapangan kerja baru di berbagai sektor, kebijakan ini akan direplikasikan ke daerah lain yang memiliki potensi namun belum dioptimalkan. “BNP2TKI dalam kegiatan pemberdayaan PMI Purna telah bekerjasama dengan berbagai pihak baik pusat maupun daerah, strategi kemitraan ini diharapkan mampu dioptimalkan untuk mengatasi berbagai persoalan menuju masyarakat yang lebih sejahtera, partisipatif, dan mandiri”, Anjar menambahkan. (Humas/BP3TKI Mataram)