Thursday, 7 July 2022

Berita

Berita Utama

Deputi Gatot Tandatangani Perjanjian Komitmen Bersama dalam Rangka Kolaborasi Pelindungan PMI dengan Pemuda Katolik Komda NTT

-

00.05 19 May 2022 121

Penandatangan Perjanjian Komitmen Bersama antara Deputi Penempatan dan Perlindungan Kawasan Asia dan Afrika, Agustinus Gatot Hermawan dengan Ketua Pem

Flores Timur, BP2MI (19/5) - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melakukan kolaborasi dengan Pemuda Katolik dalam rangka pelindungan terhadap para Pekerja Migran Indonesia (PMI). Kolaborasi akan diawali dengan penandatanganan MoU antara BP2MI dengan Pengurus Pusat Pemuda Katolik.

Sebelumnya, BP2MI telah menunjuk Flores Timur (Flotim) sebagai Pilot Project karena daerah ini merupakan kantong PMI Ilegal. Diawali dengan Penandatangan Perjanjian Komitmen Bersama antara Deputi Penempatan dan Perlindungan Kawasan Asia dan Afrika, Agustinus Gatot Hermawan dengan Ketua Pemuda Katolik Komda NTT, Agustinus Payong Boli, di Aula Setda Pemda Flotim (19/5).

Penandatanganan Komitmen Bersama, disaksikan langsung oleh Bupati Flores Timur, Antonius Hubertus Gege Hadjon, dan Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Antonius Mahemba.

Ketua Pemuda Katolik Komda NTT yang juga Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli, mengatakan bahwa kolaborasi dengan BP2MI akan sangat membantu pemahaman masyarakat dalam bermigrasi bekerja ke luar negeri secara legal sehingga kedepannya tidak bermasalah.

Sementara itu, Deputi Penempatan dan Perlindungan Kawasan Asia dan Afrika, Agustinus Gatot Hermawan menegaskan bahwa kolaborasi yang dijalin merupakan bentuk komitmen BP2MI dalam memberikan Pelindungan secara paripurna kepada para PMI. 

“Kami lihat bahwa Pemuda Katolik banyak yang berusia 17-45 tahun, seumuran dengan para PMI yang ditemukan berangkat secara illegal, dengan kesamaan usia tersebut, akan sangat mudah bagi Pemuda Katolik untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya calon PMI agar bekerja ke luar negeri secara prosedural.” ujar Deputi Agustinus Gatot. 

Selanjutnya, Bupati Flores Timur, Antonius Hubertus Gege Hadjon, menyampaikan bahwa BP2MI berkolaborasi dengan Pemuda Katolik di Flores Timur, dalam rangka membentuk pasukan guna berperang melawan PMI Ilegal. 

“Apresiasi perlu diberikan atas koloborasi yang dilakukan BP2MI dengan melibatkan organisasi kepemudaan salah satunya Pemuda Katolik” ungkap Bupati.

Mewakili Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Anton Mahemba mengatakan kerja sama yang dilakukan merupakan wujud nyata keterlibatan Pemuda Katolik untuk hadir di simpul-simpul persoalan sosial. Sesuai konsepsi Pemuda Katolik menegakkan keadilan yang berpihak pada kaum yang lemah dan tertindas.

Anton juga menjelaskan bahwa kolaborasi antara Pemuda Katolik dan BP2MI meliputi sinergi dalam pemberantasan sindikasi penempatan ilegal Pekerja Migran Indonesia, sosialisasi penempatan dan Calon Pekerja Migran Indonesia/Pekerja Migran Indonesia dan keluarganya di seluruh wilayah Republik Indonesia, penyelenggaraan pendidikan, pelatihan dan keterampilan berbasis kompetensi dan kajian dalam rangka penguatan pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Kegiatan dilanjutkan dengan Pembekalan Kader Penggerak Pemuda Katolik NTT menghadirkan Direktur Sistem dan Strategi Penempatan dan Pelindungan Kawasan Asia dan Afrika BP2MI, Lismia Elita, Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Antonius Mahemba, Kepala Dinas Tenaga Kerja Flores Timur, Ramon Mandiri Piran dan Kepala UPT BP2MI Kupang, Siwa. * (Humas/DH/Anton).